UPB Sungai Tabuk Tanam Benih Padi Lokal Bersertifikat, Perkuat Ketersediaan Benih Unggul

- Kontributor

Rabu, 22 April 2026 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Produksi Benih (UPB) Sungai Tabuk yang dikelola Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan tanam sertifikasi benih padi lokal seluas 2 hektare di lahan persawahan UPB Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan benih unggul sekaligus mendorong pengembangan varietas lokal yang adaptif dan memiliki daya saing di pasaran.

Adapun varietas yang ditanam terdiri dari padi lokal Siam Madu Murakata seluas 1,5 hektare dan Siam Barambai seluas 0,5 hektare. Kedua varietas ini dikenal sebagai benih lokal unggulan yang telah dilepas dan diminati oleh petani di Kalimantan Selatan.

Kepala BBTPH Provinsi Kalimantan Selatan, Sigid Sarsanto, mengatakan bahwa penanaman ini merupakan tahap awal dalam penyediaan benih sumber yang nantinya akan dikembangkan lebih lanjut oleh para penangkar.

“Benih yang kita tanam ini merupakan benih sumber. Nantinya akan ditangkarkan oleh penangkar untuk kemudian dikembangkan menjadi benih sebar yang siap digunakan oleh petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, khusus untuk varietas Siam Madu Murakata, permintaan pasar cukup tinggi. Bahkan, benih tersebut telah dipesan sebelumnya oleh daerah Hulu Sungai Tengah meskipun masih dalam tahap tanam.

“Artinya, minat terhadap varietas lokal ini terus meningkat. Siam Madu Murakata sudah mulai mampu bersaing di pasaran dan menjadi salah satu yang paling diminati,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigid menyampaikan bahwa dalam satu tahun, produksi benih dilakukan satu kali siklus tanam dengan masa tanam hingga panen sekitar 120 hari. Dengan pola tanam tersebut, panen diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan benih pada musim tanam berikutnya, yakni Oktober hingga Maret.

Sementara itu, Penanggung Jawab UPB Sungai Tabuk, Khairiyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat sistem perbenihan daerah.

“Total luas tanam saat ini 2 hektare. Ini menjadi bagian dari kontribusi kita dalam penyediaan benih unggul lokal. Harapannya, hasilnya nanti bisa terus dikembangkan dan didistribusikan secara luas,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan ketersediaan benih padi lokal guna mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di daerah. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru