Dorong Event dan Promosi, Geopark Meratus Optimistis Tarik Wisatawan

- Kontributor

Kamis, 23 April 2026 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan wisata ke kawasan Geopark Meratus pada triwulan pertama tahun 2026 mengalami penurunan, sejalan dengan tren sektor pariwisata yang masih melambat di awal tahun. Kondisi ini tercermin dari data tingkat hunian kamar hotel yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Wakil Sekretaris Badan Pengelola Geopark Meratus UNESCO Global Geopark, Theodorik Rizal Manik, mengungkapkan bahwa tingkat hunian kamar pada Desember 2025 tercatat sebesar 59,80 persen, namun mengalami penurunan cukup signifikan pada awal tahun 2026.

“Berdasarkan data BPS, pada Januari tingkat hunian kamar turun menjadi 49 persen dan kembali turun di Februari menjadi 44 persen. Ini menunjukkan bahwa di triwulan pertama memang terjadi penurunan aktivitas pariwisata,” ujarnya saat diwawancarai di Banjarbaru, Kamis (23/4/2026).

Menurut Theodorik, kondisi tersebut merupakan fenomena yang relatif wajar, mengingat pada awal tahun belum banyak kegiatan atau agenda pariwisata berskala besar yang digelar di daerah.

“Kalau kita bandingkan dengan Desember, saat itu ada berbagai kegiatan seperti Haul Sekumpul dan event lainnya yang mendorong mobilitas masyarakat dan wisatawan, sehingga tingkat hunian meningkat. Sementara di awal tahun, kalender event belum berjalan optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, belum aktifnya agenda pariwisata di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota turut memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi, termasuk kawasan Geopark Meratus.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis kondisi tersebut akan membaik seiring mulai digelarnya berbagai event pariwisata sepanjang tahun 2026.

“Ke depan, kita akan didukung oleh sejumlah kegiatan dari Dinas Pariwisata baik di tingkat provinsi maupun daerah. Ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan kembali kunjungan wisatawan,” katanya.

Selain mengandalkan event, status Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark juga menjadi salah satu kekuatan utama dalam menarik wisatawan, khususnya dari mancanegara.

“Status UNESCO ini memberikan nilai tambah dari sisi exposure internasional. Kita tidak hanya menjual wisata, tetapi juga kekayaan geologi, budaya, biodiversitas, dan potensi penelitian,” tegas Theodorik.

Dalam waktu dekat, Geopark Meratus juga akan menerima kunjungan tim peneliti dari Prancis yang dipimpin oleh seorang gemologis, Agatha, bersama lima orang anggota tim.

“Kunjungan ini bukan hanya untuk penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari promosi internasional. Harapannya, exposure Geopark Meratus semakin luas dan dapat menarik minat wisatawan mancanegara,” tambahnya.

Ia pun berharap sinergi antara event, promosi, dan penguatan branding UNESCO dapat mempercepat pemulihan sektor pariwisata di kawasan Geopark Meratus. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru