Dorong Kelancaran Aktivitas Ekspor Pelaku Usaha, Disdag Kalsel Gelar FGD Fasilitasi Penerbitan SKA

- Kontributor

Kamis, 23 April 2026 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Fasilitasi Penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) Tahun 2026 sebagai upaya mendorong kelancaran aktivitas ekspor pelaku usaha di daerah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bea Cukai Wilayah Kalimantan Selatan serta Kementerian Perdagangan RI, khususnya bidang perdagangan luar negeri, dan diikuti para pelaku usaha eksportir di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam merealisasikan visi pembangunan ekonomi, sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.

“Ini adalah bagian dari mewujudkan janji Pak Gubernur, khususnya dalam peningkatan ekonomi dan penguatan sektor usaha. Kami di Dinas Perdagangan berupaya agar ekonomi masyarakat terus meningkat melalui dukungan kepada pelaku usaha,” jelasnya di Banjarmasin, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, pihaknya juga terus melakukan pendampingan dan mencari solusi atas setiap kendala yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

“Kami sudah mendapatkan arahan langsung dari Pak Gubernur Muhidin, bagaimana pelaku usaha bisa menjalankan kegiatannya dengan lancar, tanpa kendala. Kalau ada masalah, kita cari tahu dan kita carikan solusinya,” tambahnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa FGD ini menjadi forum diskusi strategis untuk memberikan pemahaman sekaligus solusi atas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam proses penerbitan SKA.

“Jadi hari ini adalah FGD kepada para pelaku usaha eksportir di Kalimantan Selatan. Kita datangkan narasumber dari Bea Cukai Wilayah Kalimantan Selatan dan juga dari Kementerian Perdagangan, bidang luar negeri. Tujuannya tidak lain untuk mempermudah pelaku usaha agar penerbitan SKA-nya bisa berjalan lancar,” ujarnya

Ia menegaskan, SKA atau Certificate of Origin (COO) merupakan salah satu dokumen penting yang menjadi syarat utama dalam kegiatan ekspor ke luar negeri, sehingga kelancaran proses penerbitannya sangat menentukan daya saing produk daerah di pasar global.

Melalui FGD ini diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha semakin kuat sehingga mampu mendorong peningkatan ekspor daerah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.

“Harapan kita tentu untuk meningkatkan ekonomi daerah. Salah satu penyumbangnya adalah para pelaku usaha ini, karena mereka juga berkontribusi melalui pajak dan bea cukai yang nantinya menjadi bagian dari pendapatan daerah,” tutupnya. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru