Gubernur Kalsel Gencarkan Pasar Murah, Kendalikan Harga Bapok Akibat Dampak Kenaikan BBM

- Kontributor

Kamis, 23 April 2026 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap harga bahan pokok (bapok) di pasaran masih relatif terkendali. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, usai melakukan pemantauan langsung di sejumlah pasar.

“Baru saja kami memantau harga bahan pokok di pasar. Alhamdulillah kenaikannya tidak terlalu besar. Walaupun ada bahan tertentu seperti plastik yang kemarin cukup banyak naiknya,” ujar Ahmad Bagiawan di Banjarmasin, Kamis (23/4/2026)

Ia menjelaskan, kenaikan pada komoditas tertentu seperti plastik dipengaruhi oleh kondisi global, terutama perang yang berdampak pada harga minyak mentah sebagai bahan baku utama.

“Kita berharap ini bisa dipahami sebagai dampak dari kondisi global, karena bahan baku plastik salah satunya berasal dari minyak mentah,” jelasnya.

Untuk komoditas bahan pokok utama, Ahmad menyebutkan harga relatif stabil. Beras mengalami kenaikan, namun masih dalam batas wajar, sementara harga telur dan daging ayam mulai menunjukkan kestabilan.

“Telur kemarin stabil, dan ayam juga sudah mulai stabil. Ini berkat arahan Pak Gubernur agar kami terus mencari solusi supaya harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, komoditas yang masih menjadi penyumbang inflasi adalah cabai. Saat ini harga cabai berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram, meskipun sebelumnya sempat berada di bawah Rp100 ribu.

“Cabai ini masih menjadi penyumbang inflasi. Idealnya di bawah Rp100 ribu, bahkan sempat di kisaran Rp60 ribu. Setelah kami telusuri, kenaikan ini disebabkan kebun cabai yang terdampak banjir sehingga produksi menurun,” ungkapnya.

Menurutnya, berkurangnya pasokan akibat kerusakan tanaman membuat harga di pasaran otomatis meningkat.

“Ketika barangnya sedikit, tentu harga akan naik. Ini hukum dagang yang terjadi di lapangan,” tegas Ahmad.

Sebagai langkah konkret menekan inflasi, Dinas Perdagangan Kalsel akan menggelar pasar murah secara masif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

“Selama satu bulan ke depan, kami akan melaksanakan pasar murah di 14 kabupaten/kota. Ini juga dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pasar murah ini merupakan arahan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Pak Gubernur memerintahkan untuk membantu masyarakat. Kami menghadirkan bahan pokok dengan harga distributor seperti gula, minyak goreng, tepung, dan lainnya,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Disdag Kalsel juga menggandeng berbagai instansi terkait seperti SKPD di bidang pertanian, kelautan dan perikanan, serta pihak lainnya guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Melalui upaya ini, diharapkan stabilitas harga tetap terjaga dan daya beli masyarakat tidak terganggu di tengah dinamika ekonomi global. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:28 WITA

Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru