Peringati Hari Tari Dunia, Pemkab Kotabaru Gelar Pagelaran Tari Lokal

- Kontributor

Sabtu, 25 April 2026 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, RADARBANUA – Dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar pagelaran tari bertema “Mausung Budaya, Batari Sabanua”. Kegiatan tersebut berlangsung di panggung akrab objek wisata Siring Laut, Sabtu (25/4/2026) malam.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kotabaru Minggu Basuki, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akhmad Romansyah, Kepala Diskoperindag Risa Ahyani, Kepala Diskominfo Gusti Abdul Wakhid, para pelaku seni tari, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Kotabaru Muhammad Rusli yang disampaikan oleh Asisten I Minggu Basuki, ditegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya, khususnya seni tari, sebagai bagian penting dari identitas dan kekayaan daerah.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menampilkan keindahan seni, tetapi juga memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pagelaran ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Melalui momentum Hari Tari Dunia 2026, masyarakat diajak untuk terus mendukung pelestarian seni dan budaya daerah. Seni tari diharapkan mampu mempererat persatuan, memperkuat identitas daerah, serta memperkenalkan kekayaan budaya Kotabaru ke tingkat yang lebih luas.

“Saya mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru serta seluruh pihak yang telah berperan aktif sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” tambahnya.

Pagelaran ini menampilkan berbagai pertunjukan dari sekitar 37 peserta, yang terdiri dari tari tradisional Banjar, tari kreasi, hingga penampilan sanggar-sanggar sekolah dari tingkat SD, SLTP, hingga SMA. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga sarana pengembangan kreativitas para pelaku seni daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru Akhmad Romansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Melalui pagelaran ini, secara tidak langsung kita turut melestarikan budaya tari di Kabupaten Kotabaru. Ke depan, kami berharap sanggar-sanggar seni dapat berkolaborasi lebih erat dengan Disdikbud agar kegiatan semakin meriah,” ujarnya.

Berita Terkait

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka
Pemkab Kotabaru Matangkan Penjemputan Jamaah Haji 2026, Kedatangan Dijadwalkan 22 Juni
Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID
Aminullah Nahkodai JULEHA Kotabaru 2026–2028, Siap Perkuat SDM Juru Sembelih Halal
Pemkab Kotabaru Ajak Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan Lewat Lomba Masak Serba Ikan ke-13
Pemkab Kotabaru Dukung Kemajuan Seni Budaya Melalui Musen VIII Dewan Kesenian
Pemkab Kotabaru Kenalkan Bahan Pangan Lokal, Dengan Festival B2SA
Pemkab Kotabaru Hadiri Pelantikan JMSI Kalsel 2026–2031 Dukung Penguatan Media Siber

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:35 WITA

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:21 WITA

Pemkab Kotabaru Matangkan Penjemputan Jamaah Haji 2026, Kedatangan Dijadwalkan 22 Juni

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:19 WITA

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:17 WITA

Aminullah Nahkodai JULEHA Kotabaru 2026–2028, Siap Perkuat SDM Juru Sembelih Halal

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:33 WITA

Pemkab Kotabaru Ajak Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan Lewat Lomba Masak Serba Ikan ke-13

Berita Terbaru