KOTABARU, RADARBANUA – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat pemantapan penjemputan jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Manuntung, Kantor Bupati Kotabaru, Kamis (11/6/2026), dengan melibatkan lintas instansi terkait.
Rapat koordinasi yang di laksanakan oleh Panitia Penyelenggara Haji Daerah Kabupaten Kotabaru yang dihadiri, perwakilan dari Tenaga Ahli Bupati Bidang Keagamaan , Kantor Kementrian Haji dan Umroh,Polres Kotabaru, Kantor Kementerian Agama, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Diskominfo, Bagian Protokol dan Kesra, serta pengurus Masjid Agung Husnul Khotimah dan pihak terkait lainnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotabaru, H. Minggu Basuki, yang memimpin rapat menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan memastikan kesiapan teknis penjemputan jamaah haji yang dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 22 Juni 2026.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, penjemputan berjalan lancar. Namun, perlu pemantapan terutama terkait jumlah jamaah, skema penjemputan, serta kesiapan armada transportasi,” ujarnya.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, jumlah jamaah haji tahun ini sebanyak 309 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 157 jamaah akan kembali bersama rombongan yang di fasilitasi Panitia Penyelenggara Haji Daerah , sementara sisanya dijemput secara mandiri oleh keluarga.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, H. Herman Prasetyo, menjelaskan bahwa kloter 13 dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 22 Juni 2026 pukul 16.15 WITA, disusul kloter berikutnya Kloter 17 pada tanggal 28 Juni dan kloter 19 pada tanggal 1 Juli 2026.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi baik. Kita doakan semoga semuanya kembali ke tanah air dengan selamat,” katanya.
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah teknis untuk memperlancar proses penjemputan, termasuk pemberian tanda khusus pada koper jamaah sejak di Arab Saudi. Penandaan ini bertujuan memudahkan pemilahan bagasi berdasarkan kategori jamaah, baik yang pulang rombongan, mandiri, maupun lokasi penurunan di beberapa titik seperti jamaah yang akan turun.
Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala yang kerap terjadi pada proses distribusi bagasi, mengingat dalam satu kloter terdapat gabungan jamaah dari beberapa daerah sehingga proses pemilahan sering mengalami keterlambatan.
Selain itu, Pemkab Kotabaru juga akan mengatur titik kumpul penjemputan di daerah serta mengimbau keluarga jamaah untuk tidak menjemput langsung ke embarkasi guna menghindari kepadatan.
Untuk teknis kepulangan rombongan, jamaah direncanakan diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin menuju Kotabaru pada malam hari sekitar pukul 20.00 WITA. Perjalanan akan disertai beberapa titik istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tegalrejo dan penyeberangan ferry.
Setibanya di Kabupaten Kotabaru pada 23 Juni 2026, jamaah haji dijadwalkan tiba pada pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita dan akan disambut dalam seremoni penyambutan yang dipusatkan di Masjid Agung Husnul Khotimah.
Untuk mendukung kelancaran distribusi, disiapkan armada transportasi berupa lima unit bus besar dan satu unit minibus, dengan prioritas bagi jamaah risiko tinggi (risti). Penurunan jamaah juga direncanakan di beberapa titik strategis seperti Serongga, Tegalrejo, dan wilayah perbatasan Tanah Bumbu.
Dari sisi pengamanan dan pelayanan, Polres Kotabaru akan mendukung pengamanan kegiatan, sementara tenaga kesehatan disiagakan menyesuaikan jumlah armada guna memastikan kondisi jamaah tetap terpantau selama perjalanan.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemkab Kotabaru berharap proses penjemputan jamaah haji 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah serta keluarga yang menanti kepulangan mereka.












