Seratus Santri Ramaikan Lomba Santri Ceria 2026, Budaya Jadi Media Pembentukan Karakter

- Kontributor

Sabtu, 25 April 2026 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 100 santri ambil bagian dalam Lomba Santri Ceria 2026 yang digelar di Anjungan Kalimantan Selatan, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pendidikan keagamaan dan pengenalan budaya, hasil kolaborasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalimantan Selatan dan BKPRMI DKI Jakarta.

Alih-alih sekadar lomba, kegiatan ini diarahkan sebagai sarana pembelajaran nilai. Anak-anak dari Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA) hingga Lembaga Bina TKA (LBTKA) mengikuti lomba mewarnai dan menggambar dengan tema “santri berbudaya dan berakhlak mulia”.

Ketua Umum DPW BKPRMI Kalimantan Selatan, Fahrurazi, menekankan pentingnya memperkenalkan keragaman budaya sejak dini kepada para santri. Menurutnya, pemahaman budaya tidak hanya berhenti pada pengetahuan, tetapi harus membentuk sikap.

“Keanekaragaman budaya Nusantara, termasuk Kalimantan Selatan, perlu dikenalkan sejak dini. Dari situ diharapkan tumbuh sikap ramah, saling menolong, dan terbiasa bekerja sama dalam kebaikan,” ujarnya.

Ia juga melihat kegiatan ini sebagai strategi memperluas daya tarik anjungan daerah di TMII. Para santri diharapkan menjadi perpanjangan informasi yang mendorong kunjungan masyarakat, baik dari keluarga maupun lingkungan pendidikan mereka.

“Anak-anak ini punya jaringan orang tua, guru, hingga komunitas. Dari mereka, informasi tentang aktivitas di Anjungan Kalimantan Selatan bisa menyebar dan meningkatkan kunjungan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta, Nanang Jahidin, menilai kegiatan ini sebagai langkah awal menghidupkan kembali fungsi anjungan daerah sebagai ruang edukasi publik di ibu kota.

Ia menyebut, lomba ini melibatkan santri dari lima wilayah DKI Jakarta dan menjadi kolaborasi perdana antara BKPRMI DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di lokasi tersebut.

“Ini yang pertama kali digelar di sini. Harapannya, anjungan daerah lain juga bisa ikut aktif. Kami di DKI Jakarta siap berkolaborasi dan mendukung kegiatan serupa,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini mencerminkan upaya bersama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga memiliki karakter kuat dan wawasan kebudayaan Nusantara. Integrasi nilai religius dan budaya dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang adaptif di tengah keberagaman. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru