Sinergi Lintas Daerah Diperkuat, PSU Permukiman Kalsel Ditarget Capai 38,30 Persen

- Kontributor

Senin, 27 April 2026 - 10:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong penguatan sinergi lintas sektor untuk mempercepat peningkatan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) permukiman, seiring target capaian yang terus ditingkatkan pada 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Kalsel, Rahmiyanti Jonoezir Pamuntjak pada Rapat Koordinasi Penyelenggaraan PSU Permukiman sekaligus Sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 046 Tahun 2025 di Aula Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan arah kebijakan sekaligus memperkuat pelaksanaan program di bidang permukiman.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman tidak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan pusat terutama dalam penyediaan PSU yang memenuhi standar dan berkelanjutan.

“Sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci agar penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Data kinerja tahun 2025 menunjukkan capaian penyediaan PSU di Kalimantan Selatan baru mencapai 37,47 persen. Pada tahun 2026, Disperkim menargetkan peningkatan menjadi 38,30 persen dengan dukungan berbagai sumber pembiayaan, mulai dari APBD, APBN hingga kontribusi corporate social responsibility (CSR).

Namun, di tengah dinamika ekonomi global yang belum stabil, sejumlah tantangan masih dihadapi. Di antaranya penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk menekan angka backlog, penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), peningkatan kualitas PSU, hingga penurunan kawasan kumuh dan pembiayaan perumahan yang inklusif.

Rahmiyanti menekankan, khusus pada aspek PSU, diperlukan kerja bersama yang terintegrasi agar target yang telah ditetapkan dalam rencana strategis dapat tercapai.

Melalui forum ini, para peserta juga mendapatkan pemahaman terkait mekanisme hibah serta penguatan koordinasi data dan informasi. Hasilnya diharapkan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan dan dokumen perencanaan ke depan.

“Manfaatkan forum ini untuk berbagi data dan informasi, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak pada pembangunan perumahan dan kawasan permukiman, khususnya dalam penyelenggaraan PSU di Kalimantan Selatan,” pesannya.

Dengan penguatan sinergi tersebut, pemerintah optimistis pembangunan permukiman yang layak tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru