Rakornis Program SDM Kesehatan, Kadinkes Kalsel Tekankan Pembangunan Kesehatan sebagai Bagian Integral Pembangunan Nasional

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar “Pertemuan Rapat Koordinasi Teknis Program Sumber Daya Manusia Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026” yang dirangkaikan dengan Pertemuan Optimalisasi Apoteker sebagai Agent of Change serta Evaluasi Penggunaan Antimikroba dengan Resep Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat masyarakat.

“Pembangunan kesehatan adalah bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat setiap orang, sehingga derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud,” ujarnya di Banjarmasin, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pemerintah pusat dan daerah memiliki tanggung jawab dalam merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina, serta mengawasi upaya kesehatan yang bermutu, aman, efisien, merata, dan terjangkau oleh masyarakat.

Menurut Diauddin, pelaksanaan rakontek ini memiliki arti penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor serta menyelaraskan langkah strategis dalam pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kalimantan Selatan.

“Melalui pertemuan ini, kita berharap dapat memperkuat sinergi dan menyelaraskan langkah-langkah strategis dalam upaya pemenuhan SDM kesehatan yang memadai, kompeten, serta terdistribusi secara adil dan merata di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Selain itu, optimalisasi peran apoteker sebagai agent of change dinilai sangat penting dalam mendorong penggunaan obat yang rasional, khususnya dalam menghadapi tantangan global berupa resistensi antimikroba.

“Peran apoteker sebagai agent of change sangat strategis dalam mendorong penggunaan obat yang rasional untuk menekan risiko resistensi antimikroba. Evaluasi penggunaan antimikroba melalui resep dokter di fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan yang aman, efektif, dan sesuai standar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Diauddin menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas SDM kesehatan sekaligus mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal di Kalimantan Selatan.

Ia berharap melalui pertemuan ini dapat dihasilkan rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang konkret serta penguatan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat dihasilkan rekomendasi, langkah tindak lanjut, serta penguatan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pengembangan SDM kesehatan yang merata, adil, dan berkualitas di Provinsi Kalimantan Selatan,” tutupnya. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:28 WITA

Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru