BI Kalsel Paparkan Strategi Dorong Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Persen

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, memaparkan strategi transformasi ekonomi daerah yang berfokus pada penguatan investasi dan hilirisasi sumber daya alam, khususnya batubara, dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Transformasi Ekonomi Menuju 8,1 persen di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Rabu (29/4/2026), malam.

Fadjar menjelaskan bahwa gagasan transformasi ekonomi tersebut merupakan hasil diskusi panjang lintas instansi vertikal, termasuk Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), BPKP, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. 

Ia menyebutkan, proses perumusan dilakukan secara komprehensif untuk menghasilkan strategi yang paling realistis dan dapat dicapai (achievable) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini bukan ide yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil diskusi panjang berbagai pihak. Kami menyaring berbagai gagasan hingga mengerucut pada langkah yang paling memungkinkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Fadjar menegaskan bahwa salah satu kunci utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8,1 persen adalah melalui peningkatan investasi yang terarah. Berdasarkan struktur ekonomi Kalimantan Selatan, sektor batubara masih mendominasi dengan kontribusi hampir 30 persen terhadap perekonomian daerah serta sekitar 95 persen terhadap ekspor.

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, strategi yang dinilai paling potensial adalah mendorong hilirisasi batubara guna meningkatkan nilai tambah. Bank Indonesia bersama akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah melakukan berbagai kajian terkait pengembangan industri turunan batubara sebagai upaya memperkuat struktur ekonomi daerah.

“Kita memanfaatkan keunggulan yang sudah ada. Batubara menjadi sektor dominan, sehingga hilirisasi menjadi langkah strategis agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadjar menekankan bahwa konsep yang dipaparkan bukanlah kebijakan baru, melainkan penajaman dari berbagai dokumen perencanaan yang telah ada, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). 

Dalam dokumen tersebut, telah tercantum arah transformasi ekonomi, penguatan investasi, riset, inovasi, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja untuk mendukung hilirisasi sumber daya alam.

Namun demikian, ia menilai masih diperlukan fokus yang lebih tajam dalam menentukan sektor atau program prioritas yang benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai target 8,1 persen.

“Kerangka besar dan roadmap sudah tersedia. Tantangannya adalah menentukan langkah mana yang paling berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sehingga target 8,1 persen dapat dicapai secara optimal,” ungkapnya.

Kegiatan HLM ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, serta instansi vertikal dan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. 

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan transformasi ekonomi daerah berbasis potensi unggulan. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Sidang Pleno Irigasi Kalsel Fokus Percepatan Ketahanan Pangan di Tengah Perubahan Iklim
Tagana Kalsel Diapresiasi Nasional, Kadinsos Tekankan Penguatan SDM dan Sarpras
RSGM Gusti Hasan Aman Sambut Kunjungan Anak Panti Asuhan dengan Layanan Kesehatan Gigi
RSGM Gusti Hasan Aman dan FKG ULM Matangkan Persiapan Pembukaan Prodi Spesialis Konservasi Gigi
Disdukcapil Kalsel Verifikasi 1.377 NIK Warga Binaan Lapas dan Rutan 
Pemprov Kalsel Dorong Penguatan DTSEN Lewat Kolaborasi dan Transformasi Digital
Kalsel Pacu Penguatan DTSEN, Integrasi Data Berbasis NIK Jadi Target
Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu Terima Bantuan Bibit Tanaman Obat dan Sayuran

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:50 WITA

Sidang Pleno Irigasi Kalsel Fokus Percepatan Ketahanan Pangan di Tengah Perubahan Iklim

Kamis, 30 April 2026 - 11:13 WITA

Tagana Kalsel Diapresiasi Nasional, Kadinsos Tekankan Penguatan SDM dan Sarpras

Kamis, 30 April 2026 - 11:08 WITA

RSGM Gusti Hasan Aman Sambut Kunjungan Anak Panti Asuhan dengan Layanan Kesehatan Gigi

Kamis, 30 April 2026 - 10:31 WITA

RSGM Gusti Hasan Aman dan FKG ULM Matangkan Persiapan Pembukaan Prodi Spesialis Konservasi Gigi

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WITA

Pemprov Kalsel Dorong Penguatan DTSEN Lewat Kolaborasi dan Transformasi Digital

Berita Terbaru