Kalsel Pacu Penguatan DTSEN, Integrasi Data Berbasis NIK Jadi Target

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 18:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memacu penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai upaya mewujudkan integrasi data antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang selama ini belum terkoneksi secara optimal.

Langkah tersebut mengemuka dalam kegiatan sosialisasi dan Rapat Koordinasi (Rakor) DTSEN yang diselenggarakan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, melibatkan perangkat daerah terkait, Dinas Sosial kabupaten/kota, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (29/4/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik, Muhammad Hidayatullah, mengatakan pendaftaran akun DTSEN yang melibatkan Bappeda dan Diskominfo Kalsel telah berhasil dilakukan dan kini memasuki tahap tindak lanjut pengisian data yang dibutuhkan.

“Alhamdulillah, kita sudah melakukan pendaftaran untuk akun DTSEN yang terdiri dari Bappeda dan Diskominfo. Akunnya sudah kita aktivasi dan insyaallah akan kita tindak lanjuti dari pertemuan ini untuk mengisi data-data yang diperlukan,” ujar Hidayatullah saat ditemui disela Rakoor tersebut.

Menurutnya, aktivasi akun DTSEN menjadi langkah awal dalam memperbaiki tata kelola data di Banua, sekaligus menjawab persoalan belum terintegrasinya data di sejumlah SKPD.

Ia menjelaskan, saat ini masih banyak data sektoral yang berdiri sendiri dan belum saling terhubung. Karena itu, kehadiran Portal Data Kalimantan Selatan diharapkan mampu menjadi penghubung kebutuhan data antar-SKPD, termasuk mendukung penguatan DTSEN.

“Perkembangan saat ini memang masih banyak data di beberapa SKPD yang belum saling terkoneksi. Harapannya, dengan hadirnya Portal Data Kalimantan Selatan dapat menjembatani kebutuhan data antar-SKPD, terutama DTSEN ini,” tambahnya.

Selain persoalan integrasi, kurangnya pemahaman pelaksana teknis terhadap sistem juga menjadi tantangan di lapangan. Untuk itu, pelaksanaan sosialisasi dan rakor dinilai penting guna memperkuat pemahaman dan sinkronisasi antarinstansi.

Ke depan, Pemprov Kalsel menargetkan integrasi data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), serupa dengan sistem yang diterapkan pada sektor perpajakan, sehingga pemanfaatan data kependudukan dapat mendukung program kesejahteraan masyarakat secara lebih tepat sasaran.

“Kita berharap DTSEN ini bisa mengoneksikan kebutuhan data lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, berbasis NIK penduduk. Supaya data pada KTP benar-benar bermanfaat untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat. Jadi datanya cukup menggunakan NIK, seperti halnya di pajak,” pungkasnya.

Melalui integrasi data yang semakin matang, pemerintah berharap berbagai intervensi program, baik di bidang sosial maupun kesehatan, dapat lebih efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru