Pemprov Kalsel Dorong Penguatan DTSEN Lewat Kolaborasi dan Transformasi Digital

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus memperkuat implementasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan kesejahteraan sosial yang tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, dalam kegiatan Rapat Koordinasi DTSEN se-Kalimantan Selatan tahun 2026.

Farhanie menegaskan bahwa penguatan DTSEN tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja kolektif lintas sektor dan wilayah. Ia mengaitkan hal tersebut dengan nilai kearifan lokal masyarakat Banjar, “gawi sabumi, saraba kawa”, yang mengandung makna bahwa pekerjaan berat akan terasa ringan jika dikerjakan bersama-sama.

“DTSEN bukan sekadar sistem data, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun kebijakan sosial yang adil dan tepat sasaran. Dengan data yang akurat, intervensi pemerintah dapat benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Farhanie, Banjarmasin, Rabu (29/4/2026).

Ia juga mengakui bahwa dalam pelaksanaannya terdapat berbagai tantangan di lapangan, mulai dari dinamika kondisi sosial ekonomi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, hingga kebutuhan integrasi sistem digital yang semakin kompleks. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan kemampuan adaptasi dan inovasi yang berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat “Bekerja Bersama Merangkul Semua”, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam penguatan DTSEN. Diantaranya memperkuat tata kelola data agar lebih akurat dan mutakhir, mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan data dan penyaluran bantuan sosial, meningkatkan kapasitas SDM pengelola data hingga tingkat desa dan kelurahan, serta memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

“Kami meyakini, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan,” tambahnya.

Farhanie juga menilai rapat koordinasi ini sebagai ruang strategis untuk menyamakan persepsi, melakukan evaluasi, serta merumuskan langkah perbaikan ke depan. Ia berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif, berbagi pengalaman, serta memberikan masukan konstruktif.

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan kualitas data sosial ekonomi semakin baik, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih baik di Kalimantan Selatan.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga, demi mendukung terwujudnya sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Farhanie. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru