Kader Dasawisma Kalsel Didorong Lebih Responsif Tangani Isu Stunting hingga Ekonomi Keluarga

- Kontributor

Senin, 4 Mei 2026 - 11:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya memperkuat peran keluarga sebagai basis pembangunan sosial terus didorong melalui peningkatan kapasitas kader di tingkat akar rumput. Salah satunya lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasawisma yang diikuti 100 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel ini menitikberatkan pada penguatan peran kader dasawisma agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ketua TP PKK Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin, menilai dasawisma memiliki posisi strategis karena menjadi simpul terdekat dengan keluarga. “Dengan struktur hingga tingkat rukun tetangga, kader dinilai mampu menjangkau persoalan riil yang dihadapi masyarakat sehari-hari,” katanya

Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap 10 Program Pokok PKK sebagai dasar gerakan. 

Menurutnya, program tersebut bukan sekadar konsep, tetapi harus diterjemahkan menjadi aksi nyata yang relevan dengan kondisi di lapangan.

Dalam konteks kekinian, peran dasawisma diarahkan untuk lebih adaptif, termasuk dalam penanganan stunting, edukasi pola asuh anak, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, hingga mendorong ekonomi produktif keluarga.

“Dasawisma bukan hanya pelaksana program, tapi juga penggerak perubahan di lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” ujarnya.

Selain itu, kader juga didorong untuk menghadirkan inovasi, terutama dalam menjangkau wilayah terpencil agar intervensi program bisa lebih merata dan tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Rita Mahanani, menjelaskan bahwa bimtek ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kader, baik dari sisi pemahaman program maupun keterampilan teknis di lapangan.

Materi yang diberikan mencakup peningkatan kapasitas kader, pengelolaan data dasawisma, penguatan kelompok PKK di tingkat lingkungan, hingga kemampuan komunikasi publik.

“Melalui kegiatan ini, kader diharapkan tidak hanya memahami perannya secara administratif, tetapi juga mampu menjadi fasilitator dan motivator di tengah masyarakat,” tuturnya.

Dengan penguatan ini, dasawisma diharapkan semakin efektif dalam menggerakkan partisipasi warga serta mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru