Peran Dasawisma Jadi Kunci Pendataan dan Perbaikan RTLH

- Kontributor

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Dasawisma memiliki peran kunci dalam percepatan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di tingkat masyarakat. 

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kalsel, Isma Agrianti saat paparan materi pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasawisma se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Senin (4/5/2026).

Dalam paparannya, Isma menegaskan bahwa keberhasilan program perbaikan RTLH sangat bergantung pada akurasi data dan keterlibatan aktif kader di lapangan. Dasawisma dinilai sebagai ujung tombak yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga memiliki posisi strategis dalam mengidentifikasi kondisi riil hunian warga.

Kader diminta tidak hanya mendata, tetapi juga memahami kriteria rumah tidak layak huni. Beberapa indikator yang harus diperhatikan antara lain kondisi fisik bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan, keterbatasan luas hunian, sanitasi yang tidak memadai, serta ketiadaan akses air bersih.

“Pendataan yang dilakukan kader harus detail, mulai dari kondisi rumah hingga kebutuhan perbaikan. Ini menjadi dasar pemerintah dalam menentukan intervensi program,” jelas Isma.

Selain pendataan, kader Dasawisma juga didorong untuk melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya rumah layak huni. Pemahaman ini mencakup aspek kesehatan, seperti pentingnya ventilasi udara, pencahayaan alami, hingga lingkungan yang bersih dan aman.

Ia juga menekankan pentingnya alur kerja yang sistematis, mulai dari pendataan, pencatatan, identifikasi masalah, hingga koordinasi dengan pihak terkait. “Dengan mekanisme tersebut, program perbaikan RTLH dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran,” ungkapnya

Lebih jauh, Ia berharap agar para kader mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, khususnya dalam menyampaikan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan. Peran ini dinilai penting agar program yang dijalankan benar-benar menjawab permasalahan masyarakat.

“Melalui penguatan kapasitas kader Dasawisma, diharapkan penanganan RTLH di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih efektif. Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Dinas Pariwisata Kalsel Perkuat Kapasitas Pemandu Geowisata di Kawasan Geopark Meratus
Pemprov Kalsel Dorong Kesepakatan Tarif Driver Online, Tekankan Kesejahteraan dan Kepastian Regulasi
Perkuat Otonomi Daerah, Pemprov Kalsel Dorong Pelayanan Publik dan Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Siapkan ASN Tanggap Bencana, BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Dasar Manajemen Bencana
Komitmen Pendidikan, Kalsel Salurkan Rp500 Juta untuk Program Paket A, B, dan C
Kader Dasawisma Kalsel Didorong Lebih Responsif Tangani Isu Stunting hingga Ekonomi Keluarga
Perkuat Pemahaman Pelaku Industri, Disperin Kalsel Fasilitasi Pelaporan Data Industri Melalui SIINas
Gubernur Kalsel Soroti Rangkaian Kegiatan Produktif pada Peringatan Hari Buruh Internasional 2026

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WITA

Peran Dasawisma Jadi Kunci Pendataan dan Perbaikan RTLH

Senin, 4 Mei 2026 - 14:17 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Perkuat Kapasitas Pemandu Geowisata di Kawasan Geopark Meratus

Senin, 4 Mei 2026 - 13:16 WITA

Pemprov Kalsel Dorong Kesepakatan Tarif Driver Online, Tekankan Kesejahteraan dan Kepastian Regulasi

Senin, 4 Mei 2026 - 13:14 WITA

Perkuat Otonomi Daerah, Pemprov Kalsel Dorong Pelayanan Publik dan Pendidikan Berkualitas untuk Semua

Senin, 4 Mei 2026 - 13:08 WITA

Komitmen Pendidikan, Kalsel Salurkan Rp500 Juta untuk Program Paket A, B, dan C

Berita Terbaru

Daerah

Peran Dasawisma Jadi Kunci Pendataan dan Perbaikan RTLH

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WITA