Siapkan ASN Tanggap Bencana, BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Dasar Manajemen Bencana

- Kontributor

Senin, 4 Mei 2026 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pembukaan Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Angkatan I bagi ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kampus I BPSDMD Provinsi Kalsel, Senin (4/5/2026).

Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Faried Fakhmansyah, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan wilayah yang sangat rawan terhadap bencana alam. Hal ini disebabkan oleh letak geografis Indonesia yang berada di jalur cincin api Pasifik serta menjadi titik temu tiga lempeng tektonik aktif, yaitu Australia, Eurasia, dan Pasifik.

“Pergeseran sekecil apa pun pada lempeng-lempeng tersebut berpotensi memicu bencana. Oleh karena itu, pelatihan dasar manajemen bencana bagi peserta dari SKPD menjadi sangat krusial,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini bukan karena mengharapkan terjadinya bencana, melainkan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi berbagai potensi risiko di masa depan.

“Data menunjukkan tren peningkatan siklus bencana yang cukup memprihatinkan. Pada tahun 2020 tercatat 3.250 kejadian bencana atau sekitar sembilan kali per hari. Angka ini meningkat menjadi 3.472 kejadian pada tahun 2024, dan melonjak drastis pada tahun 2025 dengan 4.727 kejadian atau rata-rata 13 kali bencana setiap harinya,” jelasnya.

Menurutnya, fakta tersebut harus menjadi perhatian serius karena dampak bencana tidak hanya terbatas pada kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi, tetapi juga menimbulkan dampak sosial jangka panjang bagi masyarakat.

“Sekitar 80 persen dampak bencana dapat menjadi jauh lebih buruk jika tidak diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, langkah mitigasi dan peningkatan kapasitas SDM menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko yang lebih besar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Faried menekankan pentingnya peran ASN dalam upaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan kerja masing-masing.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap ASN tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga memiliki kapasitas dalam merespons situasi darurat, khususnya kebencanaan, secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Ia juga berharap para peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di instansi masing-masing.

“Pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan agen-agen kesiapsiagaan bencana di setiap SKPD, sehingga upaya mitigasi dan penanganan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan efektif di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Angkatan I ini dilaksanakan selama lima hari dan diikuti oleh 30 peserta ASN dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru