Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional

- Kontributor

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar internasional. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Global yang diikuti oleh 30 pelaku UKM dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, menegaskan bahwa daerah memiliki potensi besar dalam pengembangan produk unggulan berorientasi ekspor.

“Kalimantan Selatan memiliki kekayaan produk lokal yang sangat potensial untuk menembus pasar global. Berbagai produk unggulan kita memiliki kualitas dan keunikan yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Gia sapaan akrabnya, di Banjarmasin, Selasa (5/5/3026).

Ia menyebutkan sejumlah produk unggulan daerah seperti kain sasirangan dengan nilai budaya tinggi, kerajinan anyaman purun yang ramah lingkungan dan tengah diminati pasar global, hingga kerajinan kayu dan rotan dengan nilai estetika tinggi. Selain itu, sektor pangan olahan seperti hasil perikanan, produk berbasis kelapa, serta makanan khas daerah juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai komoditas ekspor.

Namun demikian, Gia menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah meningkatkan nilai tambah produk agar tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah.

“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah, sehingga produk yang kita ekspor bukan lagi bahan mentah, melainkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman terkait standar produk internasional, strategi pemasaran global, serta pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas akses pasar.

“Kegiatan ini sangat strategis untuk meningkatkan daya saing produk daerah. Pelaku usaha tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus memahami standar global, branding, dan strategi pemasaran internasional,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan ekspor melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi promosi, dan pembukaan akses pasar global.

“Melalui pelatihan ini, kita ingin mendorong transformasi pelaku usaha dari sekadar produsen lokal menjadi pelaku usaha yang berorientasi global,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Gia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jejaring usaha.

“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ke depan produk-produk Kalimantan Selatan mampu menembus pasar global,” tutupnya. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan
Turnamen Biliar Antar Wartawan Kalimantan 2026 Kembali Digelar di Banjarmasin
Disbunnak Kalsel Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WITA

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terbaru