RSUD Ulin Banjarmasin Gelar FGD, Bahas Penguatan Layanan hingga Pusat Jantung Terpadu

- Kontributor

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Ulin Banjarmasin menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah perangkat daerah di Gedung Tower Lantai 8, Selasa (5/5/2026). 

Forum ini menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan layanan kesehatan di Kalimantan Selatan.

FGD dihadiri Tenaga Ahli Gubernur, Dinas Kesehatan Kalsel, Bappeda, Biro Administrasi Pembangunan, jajaran direksi rumah sakit milik pemerintah provinsi, serta Biro Hukum. Di antaranya Direktur RSUD Ulin, Direktur RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh, Direktur RSJ Sambang Lihum, dan Direktur RSGM Gusti Hasan Aman.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, menyampaikan bahwa FGD ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus diskusi strategis antar rumah sakit dan pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah memperkuat koordinasi dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kesehatan di Kalimantan Selatan.

“Melalui forum ini, kita menyatukan persepsi, memaparkan layanan unggulan masing-masing rumah sakit, serta mendiskusikan arah pengembangan ke depan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Among menegaskan komitmennya mendukung visi pembangunan daerah, khususnya pada sektor kesehatan dengan pengembangan sumber daya manusia dan layanan unggulan. Salah satu program prioritas adalah pembangunan Pusat Jantung Terpadu (PJT) yang diharapkan menjadi rujukan utama di Kalimantan.

RSUD Ulin juga memaparkan rencana strategis hingga 2030, yang mencakup lima misi utama, di antaranya peningkatan mutu layanan melalui akreditasi, penguatan sebagai rumah sakit rujukan regional, serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

Selain itu, rumah sakit ini memiliki sembilan layanan prioritas seperti layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), kanker, jantung, stroke, uronefrologi, diabetes melitus, tuberkulosis, infeksi, dan gastroenterologi. Dari keseluruhan layanan tersebut, difokuskan menjadi lima layanan unggulan utama, yakni KIA, kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi.

Lebih lanjut, layanan jantung terpadu menjadi prioritas utama yang terus dikembangkan. Proyek ini telah dirintis sejak 2017 dan mengalami berbagai tahapan perencanaan, termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) hingga revisi pada 2025. 

Pusat Jantung Terpadu tersebut dirancang dengan fasilitas modern berstandar internasional, lengkap dengan peralatan canggih seperti cath lab serta ruang perawatan hingga kelas VIP. Jika terealisasi, fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi rujukan pasien ke luar daerah bahkan luar negeri.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti penentuan lokasi pembangunan serta kebutuhan anggaran yang besar. Selain itu, revisi dokumen analisis dampak lalu lintas (andalalin) juga menjadi salah satu syarat yang harus diselesaikan.

Di sisi lain, kesiapan sumber daya manusia dinilai cukup mendukung, dengan keberadaan dokter spesialis jantung yang kompeten, termasuk yang tengah menjalani pelatihan di luar negeri.

Melalui FGD ini, RSUD Ulin berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Selatan.

“Kami mengharapkan masukan dan arahan dari semua pihak agar pengembangan layanan kesehatan, khususnya di RSUD Ulin, dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tutup dr. Among. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Penguatan Mitigasi Bencana, BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan ASN
Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026, Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional
Rakor Posyandu Kalsel Fokus Penguatan SDM, Digitalisasi dan Pelayanan Terpadu
Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran
Sekretariat Posyandu Wasaka Kalsel Diresmikan, Hj Fathul Jannah Dorong Perkuat Pelayanan Masyarakat 
Muhidin Ingin Pejabat Pemprov Kalsel Diisi SDM Profesional dan Kompeten
Lantik 192 Pejabat Struktural dan Fungsional, Muhidin Tekankan Jaga Integritas dan Loyalitas
Sekda Kalsel Dorong Sinkronisasi Program untuk Perkuat Koperasi dan UMKM Banua

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:24 WITA

Penguatan Mitigasi Bencana, BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan ASN

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:17 WITA

Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026, Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:10 WITA

Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:25 WITA

Sekretariat Posyandu Wasaka Kalsel Diresmikan, Hj Fathul Jannah Dorong Perkuat Pelayanan Masyarakat 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WITA

Muhidin Ingin Pejabat Pemprov Kalsel Diisi SDM Profesional dan Kompeten

Berita Terbaru