Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat

- Kontributor

Senin, 11 Mei 2026 - 19:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus mendorong penguatan ketahanan sosial masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan keluarga purna bina. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemandirian keluarga sekaligus memperkuat kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, M. Farhanie melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Gusnanda Effendi menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial. Menurutnya, keluarga bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek utama yang mampu menciptakan ketahanan sosial di tengah masyarakat.

“Pemberdayaan keluarga harus dilaksanakan secara berkelanjutan, terarah, dan berbasis pada potensi yang dimiliki masing-masing keluarga, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” kata Gusnanda, Banjarmasin, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 30 orang peserta kegiatan merupakan keluarga cikal bakal penetapan wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT) sejak tahun 2008 yang hingga kini belum mendapatkan pembinaan optimal dari Kementerian Sosial. Hal tersebut disebabkan kondisi administratif Kecamatan Paramasan yang terbagi menjadi Paramasan Atas dan Paramasan Bawah.

“Paramasan Bawah masuk wilayah Kabupaten Banjar, sedangkan Paramasan Atas berada di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Kondisi ini menyebabkan jangkauan pembinaan dari Kementerian Sosial belum berjalan maksimal,” jelasnya.

Gusnanda menegaskan, dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan keluarga ini, peserta tidak menerima bantuan sosial secara langsung. Pemerintah lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas melalui berbagai pelatihan keterampilan dan fasilitasi kegiatan pendukung lainnya yang seluruh akomodasinya ditanggung pemerintah.

“Melalui pelatihan dan penguatan kapasitas ini, diharapkan masyarakat mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi keluarga,” ucapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil assessment dan penjajakan awal yang dilakukan Dinas Sosial Prov Kalsel, pihaknya secara bertahap melaksanakan program pemberdayaan di wilayah Kabupaten Banjar. Karena itu, Dinas Sosial Kabupaten Banjar diharapkan dapat menyusun program lanjutan guna menciptakan sinergitas, integrasi, dan kesinambungan program pemberdayaan.

Menurutnya, keberlanjutan program sangat penting agar keluarga yang telah menerima intervensi kesejahteraan sosial dapat mencapai tingkat kemandirian tertentu dan tidak lagi menjadi sasaran utama bantuan sosial. Meski demikian, keluarga purna bina tetap memerlukan penguatan dan pendampingan agar capaian yang telah diraih dapat terus berkembang.

“Keberadaan keluarga purna bina sangat penting karena selain menjadi indikator keberhasilan program, mereka juga diharapkan mampu menjadi contoh, motivator, dan penggerak di lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yakni berkelanjutan, berbudaya, religius, dan sejahtera, pemberdayaan keluarga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan ketahanan sosial dan peningkatan kemandirian keluarga.

“Kegiatan pemberdayaan keluarga purna bina ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar intervensi yang telah diberikan sebelumnya dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Berita Terbaru