


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan pada periode 13–19 Mei 2026 secara umum berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan intensitas sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui prakirawan Shaa Imul Qadri mengatakan suhu udara di Kalimantan Selatan diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 65 hingga 98 persen, di Banjarbaru, Selasa (12/5/2026).
“Angin umumnya bertiup dari arah timur laut hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 sampai 30 kilometer per jam,” ujar Shaa Imul Qadri.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Kalimantan Selatan, baik bagian utara meliputi Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara, bagian timur meliputi Kotabaru dan Tanah Bumbu, bagian selatan yakni Tanah Laut, hingga wilayah barat seperti Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, dan Banjarbaru, berpotensi mengalami kondisi berawan hingga hujan ringan dengan peluang hujan sedang pada 13–19 Mei 2026.
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada 13–15 Mei 2026 di hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
“Potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang juga perlu diwaspadai pada 16 Mei 2026 di wilayah Banjarbaru, Banjarmasin, Banjar, Barito Kuala dan Tanah Laut sekitarnya, serta pada 18 Mei 2026 di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” katanya.
BMKG turut mengingatkan masyarakat pesisir dan nelayan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai 1,5 hingga 2 meter di perairan Tanah Laut, Banjarmasin, dan Tanah Bumbu pada 13–15 Mei 2026.
Sementara itu, potensi pasang air laut maksimum diperkirakan terjadi di Perairan Kotabaru pada 16–19 Mei 2026 pukul 04.00–10.00 WITA dengan ketinggian mencapai 3 meter, serta di Perairan Sungai Barito pada 18–19 Mei 2026 pukul 08.00–12.00 WITA dengan tinggi maksimum mencapai 2,9 meter.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem pada masa peralihan musim dari penghujan menuju kemarau yang ditandai perubahan cuaca secara tiba-tiba.
“Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi demam berdarah, memperbanyak konsumsi air putih dan vitamin, serta terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” ujar Shaa. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












