Dispersip Kalsel Dorong Budaya Literasi melalui Lomba Resensi Buku Tingkat SMA/SMK/SLB/MA

- Kontributor

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan tingkat SMA/SMK/SLB/MA se-Kalimantan Selatan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Dispersip Kalsel tersebut bertujuan meningkatkan minat baca sekaligus mendorong kreativitas generasi muda dalam mengolah informasi dari bahan bacaan.

Kepala Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina, mengatakan lomba tersebut menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya literasi yang tersedia di perpustakaan.

Menurut Adethia, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelajar dalam memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali informasi secara kreatif melalui resensi buku.

“Tujuannya adalah meningkatkan kegemaran membaca bagi pelajar sekolah menengah atas, meningkatkan pemanfaatan koleksi perpustakaan yang ada di sekitar siswa, serta meningkatkan kreativitas pelajar untuk mengemas ulang informasi dari bahan bacaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, resensi buku harus disampaikan secara objektif dengan memaparkan kelebihan dan kekurangan isi buku secara jujur. Selain itu, peserta juga diharapkan memahami perbedaan mendasar antara resensi dan teknik bertutur atau mendongeng.

Menurutnya, bertutur lebih menitikberatkan pada kemampuan berkisah dengan permainan nada, intonasi, dan dinamika suara. Sementara resensi berfokus pada penyampaian informasi kritis dan ulasan yang dapat membantu calon pembaca menentukan pilihan terhadap buku yang diulas.

Pada kesempatan tersebut, Adethia juga memberikan apresiasi kepada para peserta yang berhasil masuk dalam 30 besar terbaik. Selain sebagai ajang kompetisi, ia berpesan kepada seluruh peserta agar melihat kegiatan ini sebagai sarana pengembangan diri dan ajang silaturahmi antar-pelajar se-Kalimantan Selatan.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa nilai utama dari perlombaan ini bukan sekadar hasil akhir, melainkan proses dan pengalaman yang didapat.

​”Jadikanlah lomba ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik, saling menghargai, dan menjalin persahabatan. Ingatlah, kalah dan menang adalah hal yang biasa, yang terpenting adalah semangat juang dan sportivitas,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan
Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
Jaga Eksistensi Budaya, Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:28 WITA

Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:48 WITA

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:46 WITA

Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:43 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru