Dishut Kalsel Perkuat Pengamanan Hutan dan Kesiapsiagaan Karhutla 2026

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat memperkuat perlindungan kawasan hutan menyusul prediksi cuaca ekstrem serta meningkatnya kerawanan gangguan keamanan hutan pada 2026. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan Hutan dan Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2026 yang digelar di Aula Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan belum lama ini.

Rakor dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dinas Kehutanan Kalsel, Rudiono Herlambang, mewakili Kepala Dinas Kehutanan Kalsel. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) se-Kalimantan Selatan, Kepala UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, serta jajaran Kepala Seksi Pengamanan Hutan dari masing-masing wilayah kerja.

Rudiono menyampaikan data berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi fenomena El Nino yang diprediksi menguat pada awal semester II tahun 2026.

“Musim kemarau tahun 2026 datang lebih awal dibanding kondisi normal. Berdasarkan data grafik, pergerakan kemarau dimulai secara bertahap sejak April sebesar 2,6 persen, meningkat pada Mei sebesar 43,6 persen dan Juni 42,8 persen. Puncaknya diproyeksikan terjadi pada Juli hingga September. Seluruh wilayah Kalimantan Selatan diprediksi mengalami sifat kemarau bawah normal atau lebih kering dari biasanya,” ujarnya, Banjarbaru (20/5/2026).

Selain ancaman cuaca ekstrem, tantangan pengamanan kawasan hutan juga menjadi perhatian serius. Diketahui bahwa luas kawasan hutan di Kalimantan Selatan mencapai sekitar 1.653.687 hektare, sementara jumlah personel Polisi Kehutanan (Polhut) yang tersedia hanya 68 orang, terdiri dari 60 ASN dan 8 PPPK.

Meski demikian, keterbatasan personel tersebut tidak mengurangi komitmen dalam menjaga kawasan hutan dari berbagai ancaman.

“Keterbatasan personel bukan alasan untuk mengendurkan pengawasan. Tahun ini, upaya pencegahan gangguan hutan dioptimalkan melalui integrasi langkah pre-emtif dan preventif yang didukung teknologi modern seperti Global Forest Watch (GFW) dan sistem Smart Patrol,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Dinas Kehutanan Kalsel menegaskan komitmennya untuk memperkuat kesiapsiagaan personel di lapangan sekaligus memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital guna menjaga kelestarian kawasan hutan Kalimantan Selatan dari ancaman kebakaran maupun gangguan keamanan hutan sepanjang tahun 2026. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Berita Terbaru