Tema “Soul of Borneo” Jadi Arah Pengembangan Geopark Meratus 2026, 54 Geosite Siap Tarik Wisatawan

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengelola Geopark Meratus terus memperkuat pengembangan kawasan pada tahun 2026 dengan mengusung tema besar “Soul of Borneo” sebagai identitas utama destinasi.

Wakil Sekretaris Badan Pengelola Geopark Meratus, Theodorik Rizal Manik, menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan kekayaan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Kalimantan yang menjadi daya tarik utama Geopark Meratus.

“Tema ‘Soul of Borneo’ ini kita angkat untuk memperkuat identitas Geopark Meratus sebagai representasi jiwa Kalimantan, baik dari sisi alam, budaya, maupun masyarakatnya,” ujarnya di Banjarbaru, Kamis (21/5/2026).

Dalam implementasinya, pengembangan kawasan dibagi ke dalam empat rute perjalanan utama, yakni rute Utara, Timur, Selatan, dan Barat. Keempat rute ini dirancang untuk memberikan pengalaman wisata yang beragam dan terintegrasi.

“Kita memiliki empat rute utama yang masing-masing memiliki karakteristik dan potensi berbeda. Ini memberikan pilihan pengalaman bagi wisatawan untuk menjelajahi Geopark Meratus secara menyeluruh,” jelasnya.

Selain itu, terdapat sebanyak 54 geosite yang tersebar di seluruh kawasan Geopark Meratus. Geosite tersebut dikelola oleh berbagai pihak, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas lokal, hingga pegiat lingkungan.

“Sebanyak 54 geosite ini menjadi kekuatan utama kita. Pengelolaannya melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga manfaat ekonomi juga bisa dirasakan secara merata,” kata Theodorik.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan geosite menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan Geopark Meratus yang berbasis pemberdayaan.

“Dengan pengelolaan berbasis komunitas, kita tidak hanya mengembangkan pariwisata, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat lokal,” ungkapnya.

Selain pengembangan rute dan geosite, Badan Pengelola Geopark Meratus juga mengoordinasikan berbagai program strategis lintas sektor, seperti Global Green Culture dan pengembangan gastronomi daerah.

“Kita bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pariwisata untuk menghadirkan kegiatan yang mengangkat nilai budaya dan kuliner lokal,” jelasnya.

Melalui pendekatan terintegrasi ini, Geopark Meratus diharapkan mampu menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memiliki daya saing global. MC Kalsel/dam

Berita Terkait

Youth Bootcamp 2026 Jadi Ruang Diskusi Pemuda Kalsel Hadapi Dinamika Informasi Digital
Panen Perdana Padi Apung di Sungai Tabuk, DPKP Kalsel Dorong Pemanfaatan Lahan Rawa
Dispora Kalsel Bekali Pemuda HST, HSS dan Tapin dengan Kompetensi Kepemimpinan
Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Validitas DTSEN, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kapasitas Operator SIKS-NG
Disnakertrans Kalsel Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja
Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan Kompetensi Pencari Kerja Melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi
PUPR Kalsel Gelar Bimtek Bangunan Gedung untuk Tingkatkan SDM Konstruksi
Dishut Kalsel dan Tenaga Ahli Gubernur Sinkronkan Strategi Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:39 WITA

Youth Bootcamp 2026 Jadi Ruang Diskusi Pemuda Kalsel Hadapi Dinamika Informasi Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:32 WITA

Panen Perdana Padi Apung di Sungai Tabuk, DPKP Kalsel Dorong Pemanfaatan Lahan Rawa

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:23 WITA

Dispora Kalsel Bekali Pemuda HST, HSS dan Tapin dengan Kompetensi Kepemimpinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:35 WITA

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Validitas DTSEN, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kapasitas Operator SIKS-NG

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WITA

Disnakertrans Kalsel Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja

Berita Terbaru