Gubernur Kalsel Dorong Transformasi APIP untuk Tata Kelola Pemerintahan Lebih Baik

- Kontributor

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi APIP Menuju Pengawasan yang Adaptif, Terintegrasi dan Berdampak” di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Irjen Pol. (Purn.) Sang Made Mahendra Jaya, jajaran inspektorat kabupaten/kota, serta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kalsel.

Gubernur Kalsel H. Muhidin mengatakan FGD tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota terkait pelaksanaan pengawasan pemerintahan dan penggunaan anggaran daerah.

Menurutnya, melalui forum tersebut diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memahami aturan dan kebijakan terbaru sehingga pelaksanaan pemerintahan berjalan lebih baik dan terhindar dari kesalahan administrasi.

“Dengan adanya FGD ini mudah-mudahan ke depan pelaksanaan pemerintahan di seluruh dinas bisa semakin baik, terutama dalam penggunaan anggaran dan pelaksanaan program,” ujar Muhidin.

Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan dalam forum resmi, namun juga akan berlanjut melalui pendampingan langsung ke kantor maupun dinas-dinas di lingkungan pemerintah daerah.

Ia berharap penguatan fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mampu meminimalisasi berbagai kelemahan dalam tata kelola pemerintahan di daerah.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Irjen Pol. (Purn.) Sang Made Mahendra Jaya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Inspektorat Daerah yang menggelar FGD transformasi pengawasan APIP.

Ia menegaskan, APIP saat ini bukan lagi dipandang sebagai “monster” atau pemadam kebakaran, melainkan mitra strategis kepala daerah dan organisasi perangkat daerah dalam mendeteksi persoalan sejak dini.

“APIP itu membantu kepala daerah dan OPD untuk mendeteksi berbagai permasalahan, mengingatkan, lalu bersama-sama mencari solusi agar persoalan yang sama tidak terulang,” katanya.

Menurutnya, transformasi pengawasan diperlukan agar tata kelola pemerintahan semakin kuat dan seluruh program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur dan jajaran Inspektorat karena menunjukkan kepedulian dalam memperkuat tata kelola pemerintahan agar berdampak langsung kepada masyarakat,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan
Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
Jaga Eksistensi Budaya, Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat
Workshop Wirausaha Kerajinan, Disperin dan Dekranasda Kalsel Berdayakan Industri Usaha di Banua
Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal Tanah Bumbu Miliki Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp16.800 per Bulan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:48 WITA

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:43 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WITA

Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WITA

Jaga Eksistensi Budaya, Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat

Berita Terbaru