Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah

- Kontributor

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kios Pangan DPKP Kalsel, Banjarbaru, Rabu (10/6/2026). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, program tersebut rutin dilaksanakan hampir setiap bulan sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan guna membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami lakukan secara rutin, hampir setiap bulan. Hari ini kami bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, DPKP Kalsel menyediakan setengah ton beras SPHP, setengah ton gula pasir, dan 1.000 liter minyak goreng. Selain itu, tersedia pula komoditas lain seperti telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta produk UMKM pangan lokal.

Syamsir menjelaskan, sejumlah komoditas dijual dengan harga yang telah mendapat subsidi dari pemerintah daerah. Beras SPHP yang biasanya dijual Rp59 ribu per kemasan diturunkan menjadi Rp55 ribu. Gula pasir yang di pasaran mencapai Rp18.500 per kilogram dijual Rp15 ribu per kilogram, sementara minyak goreng tetap dijual Rp15 ribu per liter.

Untuk komoditas bawang merah dan bawang putih, masyarakat dapat membeli dalam satu paket seharga Rp40 ribu dari harga normal sekitar Rp43 ribu. Adapun telur ayam dijual Rp23 ribu per rak dari harga pasaran Rp25 ribu.

Menurut Syamsir, pemerintah menerapkan mekanisme pembelian agar seluruh masyarakat yang hadir dapat memperoleh komoditas yang tersedia. Setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu kali terlebih dahulu, dan dapat kembali membeli apabila stok masih tersedia setelah seluruh pengunjung mendapatkan kesempatan yang sama.

“Kami ingin semua masyarakat bisa merasakan manfaat Gerakan Pangan Murah ini. Karena pada beberapa kegiatan sebelumnya masih ada warga yang tidak kebagian akibat tingginya antusiasme masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilakukan di Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi, tetapi juga akan terus diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan Tim Penggerak PKK setempat.

“Ke depan kegiatan ini akan terus dilaksanakan di berbagai daerah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat dan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi pangan,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Dubes Iran Hadiri Kalsel Expo 2026, Pemprov Kalsel Perkuat Peluang Ekspor dan Ciptakan Lapangan Kerja
Monitoring Goa Batu Hapu Temukan Tiga Spesies Kelelawar, Geopark Meratus Perkuat Konservasi Berbasis Riset
BPBD Kalsel Tangani Dua Titik Karhutla di Banjarbaru, Total Lahan Terbakar Capai 12,1 Hektare
Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Siap Tindak Lanjuti Dukungan Pembinaan Atlet Disabilitas
Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel
Rakor UKS/M Kalsel 2026 Diikuti 120 Peserta, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Sekolah Sehat
UKS/M Harus Jadi Pusat Pembudayaan Hidup Sehat, Sekda Kalsel Dorong Penguatan Komitmen Daerah
77 Klien Ikuti Program Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan di PRSTS BCB

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:46 WITA

Dubes Iran Hadiri Kalsel Expo 2026, Pemprov Kalsel Perkuat Peluang Ekspor dan Ciptakan Lapangan Kerja

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:15 WITA

Monitoring Goa Batu Hapu Temukan Tiga Spesies Kelelawar, Geopark Meratus Perkuat Konservasi Berbasis Riset

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:12 WITA

BPBD Kalsel Tangani Dua Titik Karhutla di Banjarbaru, Total Lahan Terbakar Capai 12,1 Hektare

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:43 WITA

Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Siap Tindak Lanjuti Dukungan Pembinaan Atlet Disabilitas

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:40 WITA

Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel

Berita Terbaru