Peningkatan Kompetensi Guru Jadi Kunci Sukses Pendidikan Inklusif di Kalsel

- Kontributor

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan inklusif di seluruh wilayah. Salah satu upaya yang menjadi prioritas adalah peningkatan kompetensi guru sebagai faktor utama dalam mendukung keberhasilan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di satuan pendidikan formal.

Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim menjelaskan, hingga saat ini sekitar 500 guru di Kalimantan Selatan telah mendapatkan pembekalan pendidikan inklusif melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan. Langkah tersebut dilakukan agar tenaga pendidik mampu memberikan layanan pembelajaran yang adaptif, adil, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang beragam.

“Peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu prioritas utama kami. Saat ini sekitar 500 guru telah mendapatkan pembekalan pendidikan inklusif melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan,” ujar Abdul Rahim, Banjarbaru, Rabu (17/6/2026).

Pemerintah memastikan program tersebut akan terus diperluas sehingga semakin banyak guru di berbagai satuan pendidikan memiliki pemahaman yang memadai mengenai konsep pendidikan inklusif.

“Program ini akan terus diperluas agar semakin banyak guru mampu memahami kebutuhan belajar peserta didik yang beragam dan memberikan layanan pembelajaran yang adaptif, adil, dan berkualitas,” lanjutnya.

Selain meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, lanjut Abdul Rahim, Disdikbud Kalsel juga menyiapkan sejumlah strategi untuk memperluas pemerataan layanan pendidikan inklusif hingga ke daerah terpencil dan pedesaan. Langkah tersebut meliputi penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD), optimalisasi peran Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai pusat sumber, perluasan pelatihan guru secara bertahap, pemanfaatan teknologi untuk pendampingan jarak jauh, serta penguatan manajemen sekolah.

“Ke depan kami akan memperkuat pemerataan layanan pendidikan inklusif agar dapat menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Selatan, termasuk daerah terpencil dan pedesaan,” jelasnya.

Melalui penguatan Unit Layanan Disabilitas, pemerintah berharap pendampingan terhadap anak berkebutuhan khusus yang menempuh pendidikan di sekolah formal dapat berjalan lebih optimal sehingga mereka memperoleh layanan pendidikan yang setara dengan peserta didik lainnya.

Lebih jauh, ia juga menegaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya menambah jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusif, tetapi juga memastikan kualitas layanan yang merata di setiap jenjang pendidikan, termasuk SMA dan SMK.

“Target kami bukan hanya menambah jumlah sekolah inklusif, tetapi memastikan kualitas layanannya dapat dirasakan secara merata. Jadi bukan hanya membangun SLB, tetapi juga memperluas layanan di SMA dan SMK agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengenyam pendidikan di sekolah reguler dengan layanan yang memadai,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Monitoring Goa Batu Hapu Temukan Tiga Spesies Kelelawar, Geopark Meratus Perkuat Konservasi Berbasis Riset
BPBD Kalsel Tangani Dua Titik Karhutla di Banjarbaru, Total Lahan Terbakar Capai 12,1 Hektare
Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Siap Tindak Lanjuti Dukungan Pembinaan Atlet Disabilitas
Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel
Rakor UKS/M Kalsel 2026 Diikuti 120 Peserta, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Sekolah Sehat
UKS/M Harus Jadi Pusat Pembudayaan Hidup Sehat, Sekda Kalsel Dorong Penguatan Komitmen Daerah
77 Klien Ikuti Program Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan di PRSTS BCB
Sekda Kalsel Tegaskan Pemprov Terbuka Terima Masukan DPRD untuk Tingkatkan Kinerja Pemerintahan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:15 WITA

Monitoring Goa Batu Hapu Temukan Tiga Spesies Kelelawar, Geopark Meratus Perkuat Konservasi Berbasis Riset

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:12 WITA

BPBD Kalsel Tangani Dua Titik Karhutla di Banjarbaru, Total Lahan Terbakar Capai 12,1 Hektare

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:43 WITA

Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Siap Tindak Lanjuti Dukungan Pembinaan Atlet Disabilitas

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:40 WITA

Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:20 WITA

Rakor UKS/M Kalsel 2026 Diikuti 120 Peserta, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Sekolah Sehat

Berita Terbaru