Peternakan Rakyat Jadi Pilar Ketahanan Pangan, Wamenko Pangan Tinjau Sentra Itik di HST

- Kontributor

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan subsektor peternakan sebagai bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan nasional. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan lapangan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq ke sentra peternakan itik rakyat yang tergabung dalam Klaster Jaya Bersama di Desa Mahang Baru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian monitoring program pengembangan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional di Kalimantan Selatan yang sebelumnya juga meninjau lokasi cetak sawah serta pengembangan komoditas hortikultura.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, yang mendampingi langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa peternakan rakyat memiliki kontribusi strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Ketahanan pangan tidak hanya dibangun dari sektor tanaman pangan, tetapi juga dari peternakan rakyat yang setiap hari menyediakan sumber protein hewani bagi masyarakat. Usaha peternakan itik yang berkembang di Desa Mahang Baru menjadi contoh bagaimana sektor peternakan mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian desa,” ujar Suparmi, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, keberadaan sentra peternakan itik rakyat di Hulu Sungai Tengah telah menjadi salah satu kekuatan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan berbasis protein hewani. Selain menghasilkan telur dan daging, usaha tersebut juga menciptakan lapangan kerja serta menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq berdialog langsung dengan para peternak untuk mendengarkan berbagai aspirasi, tantangan, dan peluang pengembangan usaha ke depan. Diskusi difokuskan pada upaya peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan peternak, akses pembiayaan, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Suparmi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disbunnak akan terus memperkuat pembinaan dan pendampingan kepada peternak rakyat agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha.

“Peternakan rakyat merupakan salah satu fondasi penting dalam sistem pangan nasional. Karena itu, kami terus mendorong pengembangan usaha peternakan yang modern, produktif, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha peternakan menjadi kunci dalam membangun sistem pangan yang tangguh di tengah berbagai tantangan global.

Melalui penguatan sektor peternakan rakyat, Kalimantan Selatan optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan pembangunan daerah yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

DP3AKB Kalsel Bersama BKOW Gandeng GEKRAFS eri Pelatihan Keterampilan Digital bagi Anak Putus Sekolah
Pemprov Kalsel dan Komdigi Rumuskan Solusi Digital untuk Permasalahan Metropolitan Banjarbakula Melalui FGD Smart City
PUPR Kalsel Perkuat Tata Kelola Bangunan Gedung melalui Bimtek Penyelenggaraan Tahun 2026
Wamenko Pangan Tinjau SISKA di Tanah Bumbu, Integrasi Sawit-Sapi Dinilai Mampu Kurangi Impor Daging
Ketua DPRD Kalsel Siap Fasilitasi Aspirasi Mahasiswa, Undang Seluruh Anggota DPR RI Dapil Kalsel
Dukung Ketahanan Pangan dan Kendali Inflasi, Wamenko Pangan Panen Cabai di Angkinang
Wamenko Pangan Tinjau Program KSPEAN di HSS, Apresiasi Kesiapan Daerah Wujudkan Swasembada Pangan
Pemprov Kalsel dan MUI Perkuat Kolaborasi Jaga Keutuhan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:27 WITA

DP3AKB Kalsel Bersama BKOW Gandeng GEKRAFS eri Pelatihan Keterampilan Digital bagi Anak Putus Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:27 WITA

Pemprov Kalsel dan Komdigi Rumuskan Solusi Digital untuk Permasalahan Metropolitan Banjarbakula Melalui FGD Smart City

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25 WITA

PUPR Kalsel Perkuat Tata Kelola Bangunan Gedung melalui Bimtek Penyelenggaraan Tahun 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:43 WITA

Peternakan Rakyat Jadi Pilar Ketahanan Pangan, Wamenko Pangan Tinjau Sentra Itik di HST

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:20 WITA

Wamenko Pangan Tinjau SISKA di Tanah Bumbu, Integrasi Sawit-Sapi Dinilai Mampu Kurangi Impor Daging

Berita Terbaru