Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Verifikasi Media untuk Tingkatkan Kredibilitas Pers

- Kontributor

Senin, 22 Juni 2026 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya penataan dan penertiban media massa, baik cetak, elektronik, maupun daring, agar mampu bertransformasi menjadi sarana informasi yang lebih bijak, profesional, dan edukatif bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, saat membuka seminar bertajuk “Verifikasi Dewan Pers Penting atau Cuma Stempel Pajangan?” yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dewan Pers di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

Menurut Adi, kehadiran media yang sehat sangat dibutuhkan masyarakat, tidak hanya sebagai sumber informasi yang cepat, tetapi juga sebagai sarana edukasi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial, tantangan yang dihadapi media semakin besar, terutama terkait akurasi informasi, etika pemberitaan, serta tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari informasi yang disebarluaskan.

Karena itu, verifikasi perusahaan pers dan sertifikasi kompetensi wartawan dinilai menjadi langkah penting untuk membangun kredibilitas, profesionalisme, serta kepercayaan publik terhadap dunia pers.

“Verifikasi tidak boleh hanya dianggap sebagai syarat formalitas, tetapi harus menjadi upaya untuk membangun kredibilitas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap dunia pers,” ujar Adi.

Dalam kesempatan tersebut, Adi juga menyoroti fenomena homeless media atau media yang tidak teridentifikasi dan kerap menyebarkan ujaran kebencian. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kata dia, memahami keberadaan fenomena tersebut, namun mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan kolaborasi dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi untuk meluruskan informasi yang keliru sehingga tidak menimbulkan dampak negatif di lingkungan masyarakat.

Adi juga menyampaikan apresiasi Gubernur Muhidin terhadap pelaksanaan seminar tersebut. Ia berharap forum itu dapat menghasilkan rekomendasi dan rumusan strategis guna memperkuat peran Dewan Pers dalam melindungi insan pers dan perusahaan media di Indonesia.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, mengatakan seminar tersebut digelar untuk menjawab keresahan insan pers terkait maraknya perusahaan media yang mudah didirikan, tetapi belum memenuhi standar perusahaan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

Menurut Yogi, verifikasi perusahaan pers diperlukan untuk membedakan media profesional dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan profesi wartawan, namun tidak menjalankan tugas jurnalistik sesuai kode etik.

Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Pers memang memberikan ruang yang terbuka bagi masyarakat untuk mendirikan perusahaan media. Namun, keterbukaan tersebut harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap standar perusahaan pers dan kode etik jurnalistik.

Terkait fenomena homeless media, Yogi menegaskan bahwa perusahaan media yang ingin diakui sebagai perusahaan pers harus mengikuti standar yang telah ditetapkan Dewan Pers, termasuk mematuhi kode etik jurnalistik dan ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan, Dewan Pers tidak akan memberikan perlindungan kepada media yang tidak memenuhi standar perusahaan pers apabila menghadapi persoalan hukum, baik yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) maupun Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Jika media yang tidak memenuhi standar perusahaan pers bermasalah dengan hukum, Dewan Pers tidak akan memberikan perlindungan. Berbeda dengan perusahaan pers profesional yang akan mendapatkan perlindungan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Yogi menilai verifikasi perusahaan pers sangat penting untuk menjaga profesionalisme jurnalistik sekaligus memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi perusahaan media serta wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, mengatakan seminar tersebut juga bertujuan menjawab keresahan atas munculnya fenomena homeless media yang dinilai dapat mencoreng martabat profesi wartawan.

“Kita berharap martabat wartawan tidak dicoreng oleh oknum yang dengan mudah membuat media tanpa memenuhi syarat-syarat jurnalistik,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru