Penumbuhan WUB Pangan se-Kalsel, Disperin Dorong Penguatan Sektor Industri Pangan

- Kontributor

Senin, 22 Juni 2026 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan sektor industri pangan melalui kegiatan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Industri Pangan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan jumlah sekaligus kualitas pelaku usaha industri pangan yang mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair, mengatakan bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi sumber daya yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan hingga berbagai pangan lokal khas Banua.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat berwirausaha sekaligus membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memulai dan mengembangkan usaha industri pangan. Potensi lokal yang dimiliki Kalimantan Selatan harus mampu diolah menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing tinggi,” ujarnya di Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

Menurut Miftahul Chair, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai proses produksi pangan yang baik, tetapi juga dibekali materi tentang pengendalian mutu, pengelolaan keuangan usaha, legalitas usaha, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.

“Di era digital saat ini, peluang pasar terbuka sangat luas. Produk lokal tidak lagi hanya dipasarkan di tingkat daerah, tetapi juga berpotensi menembus pasar nasional bahkan internasional. Karena itu, kemampuan memanfaatkan teknologi dan inovasi menjadi kunci penting dalam pengembangan usaha,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang mandiri, inovatif, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus menciptakan produk pangan khas Kalimantan Selatan yang semakin dikenal luas.

“Kami ingin melihat semakin banyak generasi muda yang menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja. Dengan tumbuhnya industri pangan yang kuat dan berdaya saing, maka kontribusinya terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin besar,” pungkasnya. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru