Laboratorium Bahan Konstruksi PUPR Kalsel Kembali Kantongi Akreditasi Nasional, Tambah Parameter Pengujian

- Kontributor

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah melalui proses asesmen, Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan kembali meraih Akreditasi Awal SNI ISO/IEC 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). 

Capaian ini menjadi tonggak penting yang menegaskan pengakuan terhadap kompetensi laboratorium dalam memberikan layanan pengujian konstruksi yang memenuhi standar nasional hingga internasional.

Keputusan tersebut ditetapkan KAN pada 17 Maret 2026 dengan memberikan nomor akreditasi LP-2244-IDN kepada Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan sebagai laboratorium penguji. Akreditasi tersebut berlaku selama lima tahun.  

Kepala Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel, Widhe Prima Duanda, mengatakan kembalinya akreditasi ini menjadi bukti komitmen laboratorium dalam menjaga mutu layanan pengujian material konstruksi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku jasa konstruksi.

“Akreditasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga mutu layanan pengujian dan meningkatkan kualitas laboratorium, baik dari sisi SDM, peralatan, maupun ruang lingkup pengujian,” kata Widhe, Jumat (3/7/2026)

Sementara itu, Kepala Seksi Pengujian Laboratorium Bahan Konstruksi, Akhmad Suryadi, mengungkapkan bahwa pada proses akreditasi tahun 2026 terdapat penambahan tiga parameter pengujian sehingga total parameter yang telah terakreditasi meningkat dari 12 menjadi 15.

“Karena kita baru terakreditasi kembali, ada penambahan tiga parameter pengujian. Sebelumnya 12 parameter, sekarang menjadi 15 parameter pengujian,” ujarnya.

Tiga parameter baru tersebut meliputi analisa saringan, lolos saringan Nomor 200, dan kadar air.

Secara keseluruhan, 15 parameter yang telah memperoleh akreditasi meliputi kuat tekan bebas tanah kohesif, berat jenis, batas cair, batas plastis dan indeks plastisitas, batas susut, kepadatan ringan, kepadatan berat, kadar air, kuat tekan beton silinder dan kubus, berat jenis dan penyerapan air, analisa saringan, lolos saringan Nomor 200, keausan agregat, serta berat jenis dan penyerapan agregat kasar maupun halus.

Akhmad menambahkan, keberhasilan memperoleh kembali akreditasi tidak lepas dari kesiapan sumber daya manusia yang dimiliki laboratorium. 

Seluruh tenaga teknis dinilai telah memiliki kompetensi yang memadai melalui berbagai pelatihan teknis, in-house training, hingga pelatihan yang diselenggarakan Kementerian PUPR maupun lembaga swasta di bidang konstruksi.

“Alhamdulillah SDM kami sudah profesional dan seluruh teknisi telah ter-cover untuk melaksanakan seluruh parameter pengujian. Mereka juga terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan sehingga kualitas pelayanan tetap terjaga,” katanya.

Ke depan, Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel menargetkan penambahan lima parameter pengujian baru agar cakupan layanan semakin luas dan mampu memenuhi kebutuhan pengujian konstruksi yang terus berkembang.

Akhmad juga mengajak para kontraktor dan pelaku jasa konstruksi di Kalimantan Selatan untuk memanfaatkan layanan laboratorium yang kini telah kembali terakreditasi.

“Kami mengajak seluruh kontraktor yang bergerak di bidang konstruksi di Kalimantan Selatan untuk melakukan pengujian di laboratorium kami. Seluruh proses pengujian dilakukan oleh SDM yang profesional, sesuai prosedur, dan telah diakui melalui akreditasi KAN,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Siap Tindak Lanjuti Dukungan Pembinaan Atlet Disabilitas
Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel
Rakor UKS/M Kalsel 2026 Diikuti 120 Peserta, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Sekolah Sehat
UKS/M Harus Jadi Pusat Pembudayaan Hidup Sehat, Sekda Kalsel Dorong Penguatan Komitmen Daerah
77 Klien Ikuti Program Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan di PRSTS BCB
Sekda Kalsel Tegaskan Pemprov Terbuka Terima Masukan DPRD untuk Tingkatkan Kinerja Pemerintahan
BI Capacity Building TPID, Biro Perekonomian Kalsel Perkenalkan EWS Kawal Inflasi Berbasis Digital
Koordinator TRC BPBD Kalsel Pastikan Lokasi Karhutla Lama Padam, Temukan Titik Asap Baru di Pengayuan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:43 WITA

Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Siap Tindak Lanjuti Dukungan Pembinaan Atlet Disabilitas

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:40 WITA

Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:20 WITA

Rakor UKS/M Kalsel 2026 Diikuti 120 Peserta, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Sekolah Sehat

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:16 WITA

UKS/M Harus Jadi Pusat Pembudayaan Hidup Sehat, Sekda Kalsel Dorong Penguatan Komitmen Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:54 WITA

77 Klien Ikuti Program Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan di PRSTS BCB

Berita Terbaru