Tanah Bumbu Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Wujudkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak

- Kontributor

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 digelar di SDN 2 Sepunggur, Kecamatan Kusan Tengah, Kamis (23/7/2026). Bupati Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Adrianto Wicaksono, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, disampaikan Bupati Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Adrianto Wicaksono mengatakan peringatan HAN sebagai momentum penting untuk mengampanyekan pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, bekembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya.

Ia menambahkan, perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa. Dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh adat, akedemisi, hingga pemerintah pusat dan daerah.

Tidak kalah penting, anak juga berperan sebagai mitra dalam upaya perlindungan. Melalui keberanian untuk menyampaikan pendapat, saling menjaga, saling mengingatkan, dan berpartisipasi sesuai dengan usia dan kapasitasnya. Anak turut berperan dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi dirinya maupun sesamanya.

Ia menambahkan bahwa investasi terbaik bangsa bukan semata-mata pada pembangunan infrastruktur, melainkan pada setiap anak Indonesia.

“Ketika seluruh pihak bersatu melindungi anak dan memastikan hak-haknya terpenuhi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan” ucapnya.

HAN

Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengangkat tema utama “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati, dan didengar pendapatnya.

Melalui tema tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam memberikan perlindungan. Serta memastikan pemenuhan hak-hak anak Indonesia di tengah tantangan dan persoalan yang terus berkembang di masyarakat.

Tema hari anak diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) sebagai gerakan bersama yang mengintegrasikan upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, perlindungan, pemenuhan hak anak, partisipasi anak, penguatan keluarga, penguatan peran masyarakat, keamanan ruang digital serta respons cepat terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Semangat tersebut kini terus dilanjutkan melalui kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Sebuah gerakan kolaboratif yarig mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dari melindungi anak.

BERLIAN bukan sekadar kampanye, tetapi gerakan bersama yang menghidupkan semangat gotong royong. Agar perlindungan anak menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 juga memiliki beberapa nilal dasar yang dapat menjadi muatan tujuan pada tiap kegiatan yang dilaksanakan. Yakni Berakhlak Mulia, Bahagia Peduli, Berani, Cerdas, Solidaritas, Aman, dan Bertanggung Jawab. Nilai-nilai ini diharapkan mampu terinternalisasi sebagai fondasi anak-anak Indonesia dalam bertumbuh bermasyarakat.

HAN

Dalam penyelenggaraannya, Peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 memegang lima prinsip. Yakni ( 1) ramah anak, dengan menjamin keamanan dan menerapkan Child safeguarding di setiap kegiatan;. (2) desentralisasi, memberi keleluasaan daerah berkreasi; (3) apresiatif, terhadap prestasi anak dan kiprah para pendidik dan pemerhati anak;. (4) partisipatif dan kolaboratif, melibatkan anak sejak perencanaan hingga evaluasi. (5) berdampak, memastikan setiap kegiatan memberi manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak.

“Mari kita pastikan semangat ini bengema dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital, sehingga setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, didengar suaranya, serta terpenuhi hak-haknya,” ajaknya.

Anak-anak yang terlindungi hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, dan sejahtera. (san/rel)

 

Berita Terkait

100 Calon Agen Perlinsos Ikuti Aktivasi IKD di Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Sekolah Pangan, Perkuat Menu Ikan untuk Cegah Stunting
Tanah Bumbu Launching Dashboard AKSI SIMPATI untuk Pengelolaan Sampah Terpadu
Pemkab Tanah Bumbu Bagikan Masker Gratis, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
TP PKK Tanah Bumbu Terima Kunjungan Evaluasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Program
Bupati Andi Rudi Latif Setujui Pembahasan Dua Raperda Inisiatif DPRD
Cooking Class Tanah Bumbu Dorong Generasi Emas dengan Inovasi Olahan Ikan Sehat
Ratusan Pelajar SLTA di Tanah Bumbu Ikuti Aksi Go To School Wawasan Kebangsaan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:50 WITA

100 Calon Agen Perlinsos Ikuti Aktivasi IKD di Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Sekolah Pangan, Perkuat Menu Ikan untuk Cegah Stunting

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Tanah Bumbu Launching Dashboard AKSI SIMPATI untuk Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

TP PKK Tanah Bumbu Terima Kunjungan Evaluasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Program

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Setujui Pembahasan Dua Raperda Inisiatif DPRD

Berita Terbaru