DPMPTSP Kalsel Sebut Kesiapan Lahan Jadi Kunci Masuknya Investasi Perikanan

- Kontributor

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesiapan lahan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan masuknya investasi di sektor perikanan, khususnya pengembangan budidaya ikan gabus di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan, Endri, saat menjelaskan berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam menarik investor ke sektor tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyiapkan kawasan budidaya yang siap dikembangkan sehingga dapat memberikan kepastian kepada calon investor.

“Kalau berbicara investasi, yang pertama harus diperhatikan pemerintah daerah, khususnya kabupaten dan kota, adalah kesiapan lahannya. Karena itu menjadi salah satu pertimbangan utama investor sebelum masuk,” ujar Endri di Banjarbaru, Selasa (28/7/2026).

Selain kesiapan lahan, ia mengatakan budidaya ikan gabus juga masih menghadapi tantangan teknis, mulai dari ketersediaan benih, metode budidaya hingga teknologi pakan yang sesuai dengan karakter ikan gabus sebagai ikan predator.

Menurutnya, pendampingan kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting agar produksi budidaya dapat meningkat.

“Budidaya ikan gabus saat ini masih terbatas karena minimnya pengetahuan dan pendampingan. Mulai dari penyediaan benih, teknologi budidaya hingga pakan masih perlu terus dikembangkan agar produksinya meningkat,” katanya.

DPMPTSP sendiri telah mengidentifikasi sejumlah kawasan potensial untuk pengembangan budidaya, tidak hanya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tetapi juga di Kabupaten Tanah Bumbu.

Endri menyebut kawasan Batulicin telah memiliki kajian awal dan potensi lahan yang cukup baik untuk dikembangkan, meskipun hingga kini investor masih melakukan kajian lebih lanjut terhadap karakteristik wilayah tersebut.

“Kami sudah mengarahkan pengembangan ke Batulicin karena lahannya tersedia dan kajiannya sudah ada. Namun investor masih melihat kesesuaian kondisi lahan karena karakter ikan gabus di rawa dan wilayah pesisir memiliki perbedaan,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dapat mempercepat penyediaan kawasan budidaya sehingga investasi di sektor perikanan dapat segera terealisasi. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru