Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

- Kontributor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis melalui sinergi lintas sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, saat membuka Sarasehan dan Dialog Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat H. Maksid, Kompleks Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (29/7/2026). 

Sekdaprov menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan sarasehan ini sebagai ruang dialog, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis,” ujar Adi Santoso. 

Ia mengatakan Kalimantan Selatan merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Menurutnya, keberagaman tersebut telah menjadi identitas sekaligus kekuatan masyarakat Banua yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan. 

Lebih lanjut, tema sarasehan tahun ini, “Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan”, dinilai sangat relevan karena kerukunan tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing. 

Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang adil dan inklusif, tokoh agama menanamkan nilai-nilai toleransi, dunia pendidikan membentuk karakter generasi muda yang menghargai perbedaan, sementara aparat keamanan menjaga stabilitas agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.

“Apabila setiap unsur berjalan sendiri-sendiri, maka hasil yang dicapai tentu tidak akan optimal. Sebaliknya, ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, saling menguatkan, dan saling melengkapi, maka kerukunan akan menjadi kekuatan nyata yang mampu menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan,” katanya. 

Sekdaprov juga berharap forum tersebut mampu menghasilkan berbagai rekomendasi yang implementatif, mulai dari penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan edukasi moderasi beragama, penguatan literasi digital masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi, hingga memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, hanya akan berhasil apabila komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi terus dibangun secara berkelanjutan. 

Sejalan dengan visi Kalimantan Selatan Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis sebagai modal utama mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dihindari, melainkan kekuatan yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, saling menghargai, dan kerja sama yang erat. Mari jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektoral, karena menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan Banua,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru