Bappeda Kalsel Kawal Percepatan Infrastruktur Pengendali Banjir dan Irigasi di Banua Anam

- Kontributor

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air guna mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan layanan irigasi pertanian di wilayah Banua Anam.

Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Suprapti Tri Astuti, mengungkapkan langkah tersebut saat Bincang Santai Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan bersama media di Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, pada akhir Juli 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengawal enam kepala daerah dari kawasan Banua Anam melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Audiensi tersebut difokuskan pada percepatan penanganan persoalan banjir dan peningkatan infrastruktur irigasi yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami mengawal enam bupati untuk menyampaikan berbagai kebutuhan daerah terkait pengendalian banjir dan irigasi. Alhamdulillah, respons dari Ditjen Sumber Daya Air sangat positif,” ujar Astuti.

Dari hasil koordinasi tersebut, pemerintah pusat memberikan sinyal positif terhadap rencana pembangunan dua bendung di kawasan Banua Anam yang ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2027.

Kedua bendung tersebut yakni Bendung Pitap dan Bendung Pancur Hanau yang diharapkan mampu memperkuat pengendalian banjir sekaligus meningkatkan ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Menurut Astuti, pembangunan infrastruktur sumber daya air tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Selain itu, Kalimantan Selatan juga mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat sebagai salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang ditunjuk melalui Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 sebagai kawasan pengembangan swasembada pangan, energi, dan air.

Program tersebut akan dilaksanakan di seluruh 13 kabupaten dan kota dengan pendekatan pengembangan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

“Program ini sedang berproses di tingkat Kementerian Koordinator dan Bappenas. Kalimantan Selatan memperoleh apresiasi karena memiliki kelengkapan data yang dinilai paling siap dibandingkan daerah lain,” katanya.

Ia optimistis program tersebut akan menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat pembangunan sektor pertanian, kehutanan, kelautan, permukiman, hingga infrastruktur.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat berkolaborasi sehingga program strategis ini mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun ke depan,” tuturnya. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru