Gubernur Kalsel Tinjau Karhutla di Guntung Damar, Pastikan Ketersediaan Air untuk Pemadaman

- Kontributor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru. Dalam peninjauan tersebut, Gubernur melihat langsung kondisi titik api sekaligus mengecek ketersediaan sumber air yang digunakan untuk mendukung proses pemadaman.

H. Muhidin mengatakan, kondisi di lapangan masih menunjukkan adanya sejumlah titik api yang tersebar. Karena itu, upaya pemadaman dan penanganan karhutla terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait.

“Kami melihat ternyata di sini api masih banyak. Terlihat di mana-mana ada api,” ujar H. Muhidin, Banjarbaru, Jumat (28/8/2026).

Gubernur juga meninjau Embung Jokowi yang menjadi salah satu sumber cadangan air untuk mendukung operasional helikopter dalam pemadaman karhutla. Dari hasil pengecekan, ketersediaan air di embung tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk pengisian air.

“Alhamdulillah, masih bisa. Tadi heli sudah beberapa kali mengambil air di sini,” katanya.

Menurut H. Muhidin, ketersediaan sumber air menjadi hal penting dalam penanganan karhutla. Untuk itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar pasokan air ke Embung Jokowi dapat terjaga.

Salah satunya melalui pembersihan saluran air dari kawasan Cindai Alus menuju embung. Pembersihan saluran tersebut diharapkan dapat mempercepat aliran air sehingga embung memiliki cadangan air yang cukup untuk kebutuhan pemadaman.

“Kami melakukan pembersihan saluran dari Cindai Alus ke arah sini, supaya air bisa mengalir dan mengisi embung ini. Karena kalau tidak diisi, nanti kita kekurangan air,” jelasnya.

H. Muhidin juga berharap keberadaan Embung Jokowi dapat memudahkan helikopter water bombing dalam mengambil air, sehingga tidak perlu mengambil air dari tambak atau sumber air milik masyarakat.

“Mudah-mudahan air ini bisa secepat mungkin mengalir ke sini, sehingga heli mudah mengambil air. Jangan sampai lagi mengambil di tambak orang,” ujarnya.

Selain persoalan ketersediaan air, Gubernur juga menyoroti karakteristik lahan gambut di kawasan tersebut. Menurutnya, lahan gambut yang terbakar memiliki potensi menyimpan panas sehingga api dapat kembali muncul meski sebelumnya telah dipadamkan.

“Ini daerah gambut. Daerah gambut ini panas, baranya masih ada. Kalau terbang terbawa angin, nanti mampir lagi ke tempat yang kering dan terbakar lagi,” ungkapnya.

Karena itu, penanganan karhutla di kawasan gambut tidak hanya berfokus pada pemadaman api di permukaan, tetapi juga perlu dilakukan upaya untuk mendinginkan dan membasahi kembali lahan agar potensi api kembali muncul dapat ditekan.

H. Muhidin berharap inovasi atau metode baru yang tengah dilakukan di lapangan dapat membantu membuat kondisi tanah menjadi lebih baik dan dingin, sehingga risiko munculnya kembali titik api dapat diminimalkan.

Peninjauan tersebut turut dilakukan bersama jajaran terkait, termasuk Kapolda Kalsel dan unsur lainnya, sebagai bagian dari penguatan koordinasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru