Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Terima Raperda Perubahan APBD 2026, Soroti Program Berdampak ke Masyarakat

- Kontributor

Selasa, 1 September 2026 - 22:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, RADARBANUA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Rapat berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (1/9/2026), dan dipimpin langsung Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais, yang mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, bersama jajaran pemerintah daerah dan anggota DPRD.

Dalam pemandangan umum yang disampaikan, enam fraksi DPRD Tanah Bumbu menyatakan menerima Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya.

Namun, penerimaan tersebut disertai sejumlah catatan, pertanyaan, usulan, dan masukan kepada pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi dalam proses pembahasan.

DPRD juga menekankan agar pengalokasian anggaran dalam perubahan APBD tetap diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian di antaranya pendidikan, kesehatan, pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, kebijakan anggaran diminta tetap konsisten dengan skala prioritas pembangunan daerah dan mengacu pada kesesuaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, mengatakan seluruh pandangan umum yang disampaikan enam fraksi telah menjadi bagian dari tahapan pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026.

“Dari enam pemandangan umum fraksi, seluruhnya menerima Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk dibahas pada tingkat pembicaraan selanjutnya, dengan catatan, usul, dan saran yang tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Andrean.

Menurutnya, berbagai poin yang disampaikan masing-masing fraksi selanjutnya akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk memberikan jawaban resmi dalam rapat pembahasan berikutnya.

Jawaban eksekutif tersebut nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan DPRD Tanah Bumbu dalam menentukan sikap terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dengan demikian, proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 akan berlanjut pada tahapan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berita Terkait

DPRD Tanah Bumbu Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp3,6 Triliun
DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Setujui Tiga Raperda, Masa Jabatan Kades Jadi Delapan Tahun
Maulid Nabi di Masjid Darur Rahmah Sepunggur, Hasanuddin Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
HUT ke-22 DPRD Tanah Bumbu Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan
RAPBD Perubahan 2026 Tanah Bumbu: Pendapatan Turun Rp38 Miliar, Belanja Naik Rp70 Miliar
DPRD Tanah Bumbu Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Nilai Keagamaan dan Integritas
Reses di Desa Wanasari, I Wayan Sudarma Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga hingga Terealisasi
Bapemperda DPRD Tanah Bumbu Matangkan Raperda BPD, Gusti Erwin: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:46 WITA

DPRD Tanah Bumbu Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp3,6 Triliun

Senin, 14 September 2026 - 22:43 WITA

DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Setujui Tiga Raperda, Masa Jabatan Kades Jadi Delapan Tahun

Jumat, 11 September 2026 - 23:40 WITA

Maulid Nabi di Masjid Darur Rahmah Sepunggur, Hasanuddin Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 10:50 WITA

HUT ke-22 DPRD Tanah Bumbu Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan

Rabu, 2 September 2026 - 10:33 WITA

RAPBD Perubahan 2026 Tanah Bumbu: Pendapatan Turun Rp38 Miliar, Belanja Naik Rp70 Miliar

Berita Terbaru