Kasus ISPA di Kalsel Mulai Menurun, Dinkes Tetap Ingatkan Masyarakat Waspada

- Kontributor

Selasa, 1 September 2026 - 17:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Selatan mulai menunjukkan penurunan pada pekan ke-33. Meski demikian, angka kasus masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kondisi sebelum terjadinya peningkatan paparan kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan tren penurunan tersebut menjadi perkembangan positif di tengah upaya pemerintah meningkatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan masyarakat terdampak kabut asap.

“Kasus ISPA rata-rata sebelumnya sekitar 5.000. Setelah terjadi kondisi berasap, meningkat menjadi sekitar 7.000. Tetapi minggu kemarin, yaitu minggu ke-33, sudah agak menurun dibandingkan minggu ke-32,” ujar Diauddin di Banjarmasin, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, penurunan kasus pada pekan terakhir diharapkan menjadi awal dari tren yang terus membaik. Namun, masyarakat tetap diminta tidak lengah karena jumlah kasus masih berada di atas kondisi normal sebelum terjadinya kabut asap.

“Mudah-mudahan trennya akan semakin turun, walaupun saat ini masih tinggi dibandingkan sebelum terjadinya kabut asap,” katanya.

Diauddin menegaskan, Dinas Kesehatan Kalsel bersama jajaran kesehatan di kabupaten/kota terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ISPA. Surveilans dilakukan untuk melihat kecenderungan kasus sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan akibat kabut asap. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap dan partikulat.

“Kalau kondisi udara kurang baik, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas atau gejala ISPA lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” imbaunya.

Dinkes Kalsel berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dapat terus ditingkatkan seiring dengan upaya pemerintah menangani dampak kabut asap. Dengan pemantauan kasus yang berkelanjutan dan perilaku hidup sehat, tren kasus ISPA di Kalsel diharapkan terus mengalami penurunan. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru