Dispar Kalsel Tingkatkan Kapasitas Keselamatan Wisata untuk Mewujudkan Wisata Bahari yang Aman

- Kontributor

Rabu, 2 September 2026 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Dispar Kalsel) terus berkomitmen meningkatkan kapasitas pengelola wisata bahari guna mewujudkan destinasi wisata bahari yang aman dan nyaman.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, mengatakan bahwa untuk mewujudkan komitmen tersebut, pihaknya memperoleh dukungan anggaran dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga kerja pariwisata dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Pelatihan tersebut diinisiasi oleh Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, melalui mekanisme Tugas Pembantuan, kemudian dilaksanakan oleh Dispar Kalsel.

Menurutnya, pelatihan yang digelar beberapa waktu lalu tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan pengelola destinasi serta pelaku pariwisata dalam menghadapi berbagai potensi risiko keselamatan di kawasan wisata.

Hal ini sejalan dengan pembangunan pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya bergantung pada daya tarik destinasi, tetapi juga pada jaminan keselamatan bagi wisatawan dan tenaga kerja pariwisata.

“Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi, potensi kecelakaan, bencana alam, maupun kondisi darurat di kawasan wisata juga perlu diantisipasi,” katanya, Rabu (2/9/2026).

Terlebih, setiap destinasi memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda, mulai dari kawasan pesisir dan perairan hingga wilayah pegunungan. Oleh karena itu, pengelolaan keselamatan yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

Selain meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pariwisata, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan risiko dan keadaan darurat di destinasi wisata.

“Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengelola destinasi dan pelaku pariwisata di Kalimantan Selatan semakin siap menerapkan standar keselamatan, sehingga mampu mendukung terwujudnya destinasi wisata yang aman, tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru