59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

- Kontributor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat kualitas sumber daya manusia olahraga melalui Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri Pencak Silat Provinsi III Muda. 

Kegiatan yang diikuti 59 peserta tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan standar kepelatihan, kompetensi perangkat pertandingan, serta kualitas pembinaan atlet di daerah.

Kegiatan sertifikasi ini menghadirkan pemateri dari Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Kalsel. Para pemateri terdiri dari wasit juri internasional dan pelatih nasional yang memiliki kompetensi untuk membekali peserta sesuai kebutuhan pembinaan pencak silat.

Ketua Umum Pengprov IPSI Kalsel, H. Supri Muyono, mengatakan sertifikasi ini diarahkan untuk memperbanyak tenaga pelatih berkualitas dan meningkatkan kemampuan wasit juri dalam mendukung perkembangan pencak silat di Kalimantan Selatan.

“Dengan semakin banyaknya pelatih berkualitas, pengembangan pembibitan dan peningkatan prestasi atlet akan lebih leluasa. Daerah harus memiliki visi nasional dalam membangun pembinaan olahraga,” ujarnya di Banjarmasin, Jumat (9/10/2026) malam.

Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi faktor penting dalam memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga tingkat prestasi. 

“Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit juri perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pembinaan dan pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai standar yang berlaku,” katanya.

Supri menjelaskan, materi sertifikasi berlangsung selama tiga hari, meliputi coaching atau kepelatihan, peraturan terbaru pencak silat tahun 2026, norma dan etika, motivasi, mentalitas wasit juri, serta praktik lapangan.

Pembaruan regulasi menjadi salah satu materi penting agar pelatih dan perangkat pertandingan memahami ketentuan terbaru dan mampu menerapkannya dalam proses latihan maupun pertandingan.

Selain itu, IPSI Kalsel juga tengah mempersiapkan agenda kejuaraan tahunan berupa Piala Bergilir Ketua Umum Pengprov IPSI Kalsel yang direncanakan berlangsung pada pertengahan November 2026 di Banjarmasin. “Kejuaraan tersebut akan mempertandingkan kelompok usia dini, praremaja, remaja hingga dewasa,” bebernya

Menurut Supri, keberadaan pelatih dan wasit juri yang kompeten diharapkan dapat mendukung kelancaran penyelenggaraan kejuaraan sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.

Ia turut mengungkapkan, IPSI Kalsel memiliki sembilan wasit juri nasional dan dua wasit juri internasional. Sementara itu, terdapat sekitar 15 pelatih nasional yang menjadi bagian dari kekuatan pembinaan pencak silat di daerah.

Selain meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, IPSI Kalsel juga membuka peluang pengembangan kapasitas pelatih melalui program di tingkat internasional. Peluang tersebut berkaitan dengan persiapan kejuaraan dunia di Uzbekistan serta program penempatan di Australia selama enam bulan dalam rangka persiapan menuju Olimpiade.

Supri berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan pelatih, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan ditularkan kepada pelatih lain di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Heru Susmianto, mengapresiasi pelaksanaan sertifikasi yang dinilai mendukung penguatan pembinaan olahraga, khususnya pencak silat.

Menurutnya, peningkatan kompetensi pelatih dan perangkat pertandingan harus berjalan beriringan dengan pembinaan atlet. Pemahaman terhadap regulasi terbaru akan membantu atlet dan pelatih mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi secara lebih terarah.

“Pembinaan perangkat pertandingan ini diharapkan turut berpengaruh terhadap pembinaan atlet. Dengan memahami regulasi terbaru, pelatih dan atlet dapat meningkatkan kualitas persiapan serta kemampuan mereka,” ujarnya.

Heru menambahkan, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang memiliki banyak peminat di Kalimantan Selatan. Karena itu, penguatan pembinaan melalui peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan regenerasi atlet dan mendorong peningkatan prestasi daerah.

“Melalui sertifikasi ini, IPSI Kalsel bersama pemangku kepentingan olahraga diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembinaan pencak silat, mulai dari penjaringan atlet usia dini, peningkatan kualitas latihan, hingga penyelenggaraan kompetisi yang mendukung lahirnya atlet berprestasi,” tutupnya. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru