Pemkab Kotabaru Gelar Rakor TPPS, Targetkan Penurunan Stunting Tahun 2025

- Kontributor

Kamis, 8 Mei 2025 - 08:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Kotabaru Gelar Rakor TPPS, Targetkan Penurunan Stunting Tahun 2025

Pemkab Kotabaru Gelar Rakor TPPS, Targetkan Penurunan Stunting Tahun 2025

Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2025 di Ballroom Hotel Grand Surya, Kamis (8/5/2025).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., yang juga menjabat Ketua TPPS Kabupaten. Rakor dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kotabaru, perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, kepala SKPD, camat, penyuluh KB, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Syairi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kotabaru.

“Saya optimis target tahun 2025 dapat tercapai. Kuncinya adalah kerja cepat dan koordinasi lintas sektor dengan data yang akurat dan konvergen,” tegasnya.

Ia menjelaskan, prevalensi stunting di Kotabaru saat ini berada di angka 20,1 persen. Pemerintah pusat menargetkan angka tersebut turun menjadi 18,8 persen pada 2025, dan secara bertahap menjadi 5 persen pada 2045.

Syairi juga menekankan bahwa penanganan stunting tidak hanya soal gizi, tetapi juga berkaitan dengan isu kemiskinan dan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris DPPPAPPKB Kotabaru, Mansyah, SKM., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan merumuskan arah kebijakan dan program percepatan penurunan stunting tahun 2025–2029, termasuk penajaman sasaran berdasarkan data keluarga berisiko stunting serta penguatan analisis situasi di tingkat kecamatan dan desa.

Rakor dilanjutkan dengan pemaparan materi dari berbagai narasumber, di antaranya Kepala Bapperida mengenai aksi konvergensi, BKKBN Provinsi Kalsel tentang Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GETTING), BPS terkait indeks penanganan stunting, serta Dinas Kesehatan dan DPPPAPPKB Kotabaru mengenai pemanfaatan data sebagai dasar intervensi.

Berita Terkait

Maulid Nabi Jadi Momentum Muslimat NU Kotabaru Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan
Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin
Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan
Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor
Pemkab Kotabaru Optimis, Desa Tegalrejo Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026
Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat JPT dan Pengawas
Serunya Anak TK Mengenal Literasi Lewat Cerita Kura-Kura dan Monyet
Pemerintah Daerah Kotabaru Hadiri Haul Guru Cantung yang ke 23

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:02 WITA

Maulid Nabi Jadi Momentum Muslimat NU Kotabaru Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan

Kamis, 10 September 2026 - 20:04 WITA

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

Selasa, 8 September 2026 - 21:13 WITA

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 September 2026 - 20:11 WITA

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 September 2026 - 19:09 WITA

Pemkab Kotabaru Optimis, Desa Tegalrejo Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA