Tumpah Ruah di Kaki Meranti, Pemkab Minta Budaya Ini Harus Jadi Daya Tarik Utama

- Kontributor

Minggu, 30 November 2025 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpah Ruah di Kaki Meranti, Pemkab Minta Budaya Ini Harus Jadi Daya Tarik Utama

Tumpah Ruah di Kaki Meranti, Pemkab Minta Budaya Ini Harus Jadi Daya Tarik Utama

KOTABARU, RadarBanua – Puncak acara penutupan Meranti Putih Perform Art Festival (MP2AF) 2025 di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, berlangsung meriah dan penuh keriuhan, Minggu (30/11) siang.

Ratusan warga yang hadir tumpah ruah di kawasan Wisata Hutan Meranti, menanti momen sakral sekaligus paling dinanti berebut hasil bumi Grebek Kampung.

Masyarakat Desa Sebelimbingan terlihat berbondong-bondong membawa hasil panen terbaik mereka, mulai dari aneka sayuran segar, singkong, kacang-kacangan, hingga buah-buahan lokal. Semua dikumpulkan dalam tumpeng hasil bumi raksasa, wujud nyata rasa syukur.

Begitu acara resmi ditutup, ratusan tangan langsung bergerak cepat. Dengan suasana gembira, tua dan muda saling berebut mendapatkan berkat hasil bumi tersebut, yang dipercaya membawa berkah.

Momen rebutan hasil bumi ini menjadi pemandangan yang paling menarik perhatian pengunjung.

Kholil, Koordinator Lapangan sekaligus Fasilitator Grebek Kampung, menjelaskan bahwa tradisi ini adalah warisan lama, dulu dikenal sebagai Grebeg Suro, yang kembali dihidupkan melalui kolaborasi dengan event Meranti.

“Tujuan utama Grebek Kampung adalah untuk menyampaikan dan mewujudkan kebersamaan,” tegas Kholil.

Ia menambahkan, esensi dari kegiatan ini adalah menguatkan kembali semangat gotong royong yang mulai memudar, di mana warga bahu-membahu mencari kayu dan daun untuk keperluan memasak.

“Ini adalah rasa syukur kami. Makanya kami keluarkan semua hasil bumi, yang bisa dinikmati bersama-sama,” jelasnya. Kholil menyebut, yang paling unik adalah penyajian makna-makna di dalam tumpeng, menggunakan bahasa Jawa kuno, yang memancing keingintahuan para tamu.
n

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang hadir dalam penutupan, memberikan apresiasi tinggi terhadap tradisi ini dan menyebutnya sebagai warisan lokal yang kaya nilai sejarah, kebersamaan, dan spiritualitas masyarakat.

Wabup menantang warga agar kegiatan Grebek Kampung tahun depan ditingkatkan skalanya.

“Kalau bisa tahun depan lebih besar lagi. Di sini kan ada tiga desa, ya? Megasari, Sebelimbingan, Gunung Sari. Wah, jadi satu, ramai-ramai lebih besar lagi nanti acaranya,” seru Wabup.

Namun, ia mengingatkan bahwa Grebek Kampung dan Wisata Hutan Meranti hanya akan maju jika masyarakatnya ramah.

“Mari hormati, hargai para tamu yang datang di sini, karena wisata yang maju ketika orang-orangnya juga ramah menerima para tamu dari luar,” tegas Wabup.

Berita Terkait

Trail Run Tahura Sebatung Diikuti 300 Peserta,Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake
Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Pemkab. Kotabaru Buka Festival Akrab 2026, Harapkan Dapat Meningkatkan Ekonomi Kreatif
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah
Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Bupati Kotabaru Lantik 41 Kepala Desa, Tekankan Pentingnya Merangkul Seluruh Elemen Masyarakat
Pengukuhan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN RI Tekankan Pelayanan Digital dan Promosi Potensi Daerah
Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat dan Rumah Sakit di Tanjung Lalak

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01 WITA

Trail Run Tahura Sebatung Diikuti 300 Peserta,Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:07 WITA

Pemkab. Kotabaru Buka Festival Akrab 2026, Harapkan Dapat Meningkatkan Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WITA

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru