TABALONG, RADARBANUA – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan umat dengan menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II BKMT Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Milad BKMT ke-45, yang digelar di Kabupaten Tabalong, Sabtu (24/01/2026).
Rakerwil II mengusung tema “Bersama Majelis Taklim Berdayakan Umat Membangun Indonesia”, dan secara resmi dibuka oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan sejumlah terobosan kebijakan daerah yang berpihak pada penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.
Salah satu kebijakan strategis tersebut adalah penggratisan biaya listrik seluruh mushala/langgar di Kabupaten Tabalong, serta pemberian insentif bagi kaum mushala.
“Untuk mushala atau langgar di era kami, mulai tahun ini seluruh listriknya kita gratiskan. Jadi jika majelis taklim menggunakan mushala, manfaatkan semaksimal mungkin. Pemerintah menyiapkan kaumnya dan insentifnya juga kami bayarkan,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan peran vital para penyuluh agama, khususnya muslimah, dalam membangun kehidupan religius masyarakat. Menurutnya, visi Tabalong Smart adalah daerah yang sejahtera, maju, religius, dan terdepan.
Sementara itu, Ketua BKMT Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Wakil Ketua I BKMT, Hj. Ajeng Kartini, memaparkan sejumlah program strategis yang dibahas dalam Rakerwil II, meliputi:
- Bidang Dakwah: 14 program
- Bidang Pendidikan dan Pelatihan: 5 program
- Bidang Sosial dan Kemasyarakatan: 5 program
Dari Kabupaten Kotabaru, Ketua BKMT Kotabaru, Hj. Norbaiti Muchtar, menyampaikan bahwa BKMT memiliki peran besar dalam mendorong kemajuan bangsa melalui pemberdayaan masyarakat lintas sektor.
Menurutnya, peran majelis taklim sangat nyata dalam kehidupan sosial, khususnya pada bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, serta penguatan peran perempuan di tengah masyarakat.
Ia juga mengungkapkan sejumlah program yang telah dijalankan BKMT Kotabaru sepanjang tahun 2025, di antaranya:
- Pembagian takjil di luar bulan Ramadan
- Santunan kepada panti asuhan
- Pengajian rutin dan zikir bersama
- Kegiatan keagamaan yang didukung pemerintah daerah
“Alhamdulillah seluruh program telah kami jalankan. Ke depan, program-program ini akan terus kami lanjutkan dan tingkatkan,” ungkap Hj. Norbaiti.
Melalui Rakerwil II ini, BKMT Kotabaru kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan literasi keagamaan dan teknologi di tengah masyarakat.
Sebelum pelaksanaan Rakerwil, rangkaian kegiatan diawali dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, yang digelar pada Jumat (23/01/2026) di Panti Asuhan Kasih Ibu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tabalong, Ketua TP PKK Tabalong, Kemenag Tabalong, Sekretaris MUI, DWP, GOW, Gantriwara, Al-Hidayah, Muslimat Tabalong, serta seluruh perwakilan pengurus BKMT dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Dari BKMT Kotabaru hadir langsung Ketua BKMT Kotabaru bersama Ustadzah Norsehat.









