Lima Tahun Berinovasi, RSUD Ansari Saleh Kalsel Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan

- Kontributor

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Provinsi Kalimantan Selatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang adaptif dan berbasis inovasi terus menunjukkan hasil positif. Selama lima tahun terakhir, rumah sakit rujukan tipe B ini konsisten mengembangkan berbagai inovasi pelayanan yang berorientasi pada kemudahan, kecepatan, dan objektivitas layanan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD dr. H. Mochamad Ansari Saleh Kalsel, dr. Tabiun Huda melalui Wakil Direktur Penunjang Medik, Masrodjian Noor di Banjarmasin, Selasa (3/2/2026). 

Ia menegaskan bahwa inovasi menjadi budaya kerja yang terus diakomodir dan dikembangkan setiap tahunnya oleh seluruh elemen rumah sakit.

“Setiap tahun kami mengakomodir inovasi-inovasi yang dibuat oleh teman-teman di rumah sakit. Inovasi tersebut selalu berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Masrodjian menjelaskan, inovasi pelayanan di RSUD Ansari Saleh tidak hanya diterapkan secara internal, tetapi juga rutin diikutsertakan dalam ajang kompetisi inovasi tingkat provinsi hingga nasional. Rata-rata setiap tahun, dua inovasi dikirimkan ke tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, tahun ini ada inovasi dari instalasi gizi yang berhasil lolos hingga tingkat nasional. Sementara di tingkat provinsi, inovasi SIPUAS berhasil masuk sepuluh besar,” jelasnya.

SIPUAS atau Sistem Informasi Indeks Kepuasan Masyarakat Pelayanan Kesehatan merupakan inovasi digital yang dikembangkan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat secara real time dan objektif. Jika sebelumnya survei kepuasan dilakukan secara manual dengan kuesioner, kini seluruh proses dilakukan secara online melalui pemindaian barcode.

“Pasien atau keluarga pasien cukup melakukan scan barcode dan mengisi survei secara mandiri. Data langsung masuk ke sistem SIPUAS dan bisa dipantau setiap triwulan. Ini jauh lebih cepat, efisien, dan objektif,” terangnya.

Ia menambahkan, sistem digital ini juga meminimalkan potensi bias jawaban karena tidak ada interaksi langsung dengan petugas saat pengisian survei. Dengan demikian, hasil yang diperoleh mencerminkan kondisi riil kepuasan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.

“Alhamdulillah, pada triwulan IV tahun 2025, indeks kepuasan masyarakat kita mencapai 90,4 dengan kategori sangat baik. Namun, capaian ini tidak membuat kami berpuas diri. Inovasi tetap harus berjalan,” tegasnya.

Selain fokus pada inovasi layanan, RSUD Ansari Saleh juga mendapat perhatian besar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam pengembangan sumber daya manusia dan sarana prasarana. Pada tahun ini, rumah sakit memperoleh dukungan anggaran pengembangan SDM sebesar Rp1,5 miliar melalui APBD Provinsi Kalsel.

“Dalam standar akreditasi disebutkan bahwa minimal 60 persen SDM harus terpapar pengembangan keilmuan. Dengan dukungan Bapak Gubernur, hal ini sangat membantu kami untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, peremajaan alat kesehatan juga menjadi prioritas. RSUD Ansari Saleh mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp30 miliar untuk pengadaan dan pembaruan alat kesehatan, khususnya di ruang Intensive Care Unit (ICU).

“Tahun ini kita menambah empat tempat tidur ICU, lengkap dengan ventilator, monitor, dan alat pendukung lainnya. Ini penting karena selama ini ICU sering penuh dan pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain,” katanya.

Dengan dukungan tersebut, RSUD Ansari Saleh diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin optimal, tidak hanya bagi masyarakat Kalimantan Selatan, tetapi juga bagi pasien dari wilayah sekitar seperti Kalimantan Tengah yang kerap menjadikan rumah sakit ini sebagai rujukan.

“Insyaallah, dengan inovasi yang terus berkembang, SDM yang kompeten, dan sarana prasarana yang memadai, kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Masrodjian Noor. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru