BRIDA Kalsel Optimalkan Dukungan Riset Pengembangan Pesantren Modern sebagai Implementasi Janji Gubernur

- Kontributor

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya kalangan pemuda, sebagai fondasi pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2027 di Aula Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (10/2/2026).

Thaufik menjelaskan, tema FKP yang berfokus pada penguatan SDM sejalan dengan misi pertama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta janji Gubernur terkait pengembangan pesantren modern.

Ia memaparkan, struktur demografi Kalimantan Selatan saat ini didominasi generasi muda. Komposisi penduduk terdiri dari Post Gen Z sebesar 11,29 persen, Gen Z 28,3 persen, Milenial 26,59 persen, Gen X 22,55 persen, Baby Boomer 10 persen, dan Pre-Boomer 1,2 persen. Sementara itu, kelompok usia pemuda 16–30 tahun mencapai 25,16 persen dari total penduduk.

“Artinya satu dari empat penduduk Kalimantan Selatan adalah pemuda. Ini merupakan potensi besar yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, dan kesiapan memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Ia mengungkapkan masih terdapat pemuda yang masuk kategori NEET (Not in Education, Employment, and Training). Rata-rata pemuda NEET di Kalimantan Selatan mencapai 21,17 persen, dengan angka tertinggi di Kabupaten Kotabaru sebesar 29,95 persen dan terendah di Kabupaten Tabalong sebesar 14,14 persen.

Meski demikian, capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Kalimantan Selatan tergolong baik, yakni mencapai 40,90 persen dan berada di atas rata-rata nasional. APK SMA sendiri tercatat sebesar 78,21 persen.

Namun, tingkat pengangguran pemuda masih menjadi perhatian, terutama di Kota Banjarmasin yang mencapai 15,43 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 13,41 persen. Secara keseluruhan, tingkat pengangguran pemuda di Kalimantan Selatan berada pada angka 10,89 persen.

Selain itu, Thaufik menambahkan, meskipun tingkat kemiskinan Kalimantan Selatan termasuk dua terendah secara nasional setelah Bali, daerah ini tetap menghadapi kerentanan ekonomi.

Hal tersebut ditandai dengan menurunnya jumlah kelas menengah sejak 2021 hingga 2024, serta melambatnya pertumbuhan sektor pertambangan yang selama ini menjadi kontributor utama perekonomian daerah.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya transformasi pembangunan ekonomi yang didukung penguatan SDM dan inovasi, sehingga generasi muda memiliki peluang kerja yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Thaufik juga memaparkan peran BRIDA Kalsel dalam mendukung pengembangan pesantren modern sebagai bagian dari implementasi janji Gubernur Kalimantan Selatan.

Ia menyampaikan riset pengembangan pesantren modern telah diselesaikan pada tahun 2025 melalui kolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat, UIN Antasari, dan Universitas Islam Kalimantan.

Hasil riset menunjukkan pesantren di Kalimantan Selatan memiliki kekuatan pada tradisi diniyah dan pembinaan akhlak, namun masih memerlukan penguatan pada bidang sains dan teknologi, kewirausahaan berbasis praktik, serta pembinaan kebugaran fisik. Model pesantren modern tersebut rencananya akan diuji melalui dua kelas prototipe yang ditempatkan di SMA Banua.

“Kita ingin menghadirkan model pesantren modern yang tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga realistis untuk diterapkan, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, fisik, dan spiritual,” pungkasnya. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Direktur Manajemen Risiko Pelindo Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Banjarmasin 
Hadirkan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini, PAUD Citra Buka Sistem PMB Tahun Ajaran 2026/2027
Ekonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Tunjukkan Tren Positif, DJPb: Momentum Pertumbuhan Terjaga
PAUD Citra Indonesia Bagikan Paket Ramadan Kepada Masyarakat
Tindak Lanjut Hasil Entry Meeting BPK RI, Bappeda Kalsel Gelar Konsolidasi Evaluasi Renja Januari 2026 dan Sosialisasi SIPD e-Dalev
RSGM Gusti Hasan Aman Sambut Finalis Putri Indonesia Kalsel, Wujud Dukungan Pengembangan SDM Kesehatan
UPTD Laboratorium Lingkungan Siapkan Peresmian Gedung Baru
DPMPTSP Kalsel Optimalkan RIRU untuk Dorong Iklim Investasi Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:11 WIB

Direktur Manajemen Risiko Pelindo Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Banjarmasin 

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:26 WIB

Hadirkan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini, PAUD Citra Buka Sistem PMB Tahun Ajaran 2026/2027

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:23 WIB

Ekonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Tunjukkan Tren Positif, DJPb: Momentum Pertumbuhan Terjaga

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:58 WIB

PAUD Citra Indonesia Bagikan Paket Ramadan Kepada Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:55 WIB

Tindak Lanjut Hasil Entry Meeting BPK RI, Bappeda Kalsel Gelar Konsolidasi Evaluasi Renja Januari 2026 dan Sosialisasi SIPD e-Dalev

Berita Terbaru