Tindak Lanjut Hasil Entry Meeting BPK RI, Bappeda Kalsel Gelar Konsolidasi Evaluasi Renja Januari 2026 dan Sosialisasi SIPD e-Dalev

- Kontributor

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Konsolidasi Evaluasi Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Bulan Januari Tahun 2026 sekaligus Sosialisasi Penginputan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) e-Dalev. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Syahrir Bappeda Provinsi Kalsel, Jumat (27/2/2026).

Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Suprapti Tri Astuti melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Irwan Yunizar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas hasil entry meeting BPK RI dan pemeriksaan BPK-RI Perwakilan Kalsel, sekaligus penguatan pelaksanaan evaluasi Renja perangkat daerah pada awal tahun anggaran 2026.

Ia menjelaskan, evaluasi yang disampaikan mencakup capaian pelaksanaan pembangunan hingga Januari 2026, meskipun secara administratif telah memasuki bulan berikutnya. Hal tersebut dilakukan guna memastikan proses pengendalian pembangunan tetap berjalan secara terukur sejak awal tahun.

“Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk melihat progres pelaksanaan kegiatan sejak Januari 2026, sekaligus sebagai langkah pengendalian agar pelaksanaan program tidak menumpuk pada semester kedua,” ujarnya.

Selain evaluasi Renja, Bappeda Kalsel juga mensosialisasikan penggunaan fitur terbaru pada aplikasi SIPD e-Dalev yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai instrumen pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Irwan menerangkan, sistem tersebut memungkinkan proses pemantauan rencana aksi perangkat daerah dilakukan secara lebih terintegrasi. Data kegiatan akan secara otomatis ditarik dari Rencana Umum Pengadaan (RUP) pada sistem Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), sehingga perangkat daerah tidak lagi melakukan penginputan secara manual.

“Melalui aplikasi ini, perangkat daerah cukup mengisi target dan realisasi setiap bulan. Pimpinan daerah dapat langsung memantau progres pelaksanaan paket kegiatan secara real time, sehingga pengendalian pembangunan menjadi lebih efektif dan akurat,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi hingga Januari 2026, realisasi keuangan APBD Provinsi Kalimantan Selatan tercatat sebesar 3,45 persen atau sekitar Rp342 miliar dari total anggaran Rp9,9 triliun. Capaian tersebut berasal dari pelaksanaan 158 program, 1.191 kegiatan, serta 3.555 sub-kegiatan.

Sementara itu, realisasi fisik pembangunan mencapai 5,08 persen. Capaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, di mana realisasi keuangan baru mencapai 1,02 persen dan realisasi fisik sebesar 2,68 persen.

Menurut Irwan, peningkatan tersebut menjadi indikasi positif terhadap percepatan pelaksanaan program pembangunan di awal tahun, seiring adanya penguatan pengawasan dan arahan pimpinan daerah guna meningkatkan serapan anggaran.

“Kondisi ini menunjukkan aktivitas pembangunan sudah mulai berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, tetap diperlukan antisipasi terhadap berbagai risiko agar pelaksanaan kegiatan tidak terkonsentrasi di akhir tahun anggaran,” tambahnya.

Secara umum, realisasi APBD Provinsi Kalimantan Selatan hingga Januari 2026 masih berada pada tahap awal pelaksanaan dan tergolong wajar.

“Meski demikian, Bappeda mencatat masih terdapat beberapa perangkat daerah maupun sub-kegiatan yang belum mencatatkan realisasi atau berada pada posisi nol persen,” pungkasnya. MC Kalsel/dam

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru