Desa Awang Bangkal di Kabupaten Banjar Raih Juara Regional, Dinas PMD Kalsel Apresiasi Penurunan Stunting

- Kontributor

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyampaikan apresiasi atas keberhasilan desa-desa di Kabupaten Banjar dalam menurunkan prevalensi stunting hingga meraih penghargaan tingkat regional dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.

Kepala Dinas PMD Kalsel, Iwan Ristianto melalui Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Masyarakat, Eko Suhermanto, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan desa dalam menangani persoalan stunting.

“Dari Kementerian Desa ada apresiasi terhadap desa yang berhasil melakukan penurunan prevalensi stunting. Tahun 2024, Desa Awang Bangkal Barat di Kabupaten Banjar meraih Juara 1 Regional 2. Kemudian di 2025, Desa Lok Gabang, juga di Kabupaten Banjar, kembali meraih Juara 1 Regional 2,” ujar Eko di Banjarbaru, Kamis  (5/3/2026).

Menurutnya, capaian dua tahun berturut-turut tersebut menunjukkan bahwa desa-desa di Kalimantan Selatan mampu bersaing dengan daerah lain di Regional 2 yang mencakup sejumlah provinsi di Kalimantan dan wilayah lainnya.

“Artinya kita tidak kalah bersaing. Ini menjadi motivasi dan optimisme bagi kita untuk terus menurunkan angka stunting pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi yang dijalankan desa secara konsisten dan berorientasi pada hasil. Beberapa inovasi yang diterapkan di antaranya

Kepiting Kebun PKK untuk PMT Tangkal Stunting, pemanfaatan hasil kebun untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kolam Kalim (Kolam Ikan Cegah Stunting) sebagai sumber protein hewani bagi balita.

Sepak Kalim (Sertifikat Penghargaan Cegah Stunting) sebagai bentuk apresiasi bagi keluarga peduli gizi. Gula Habang, inovasi olahan pangan lokal bergizi. Optimalisasi layanan posyandu dengan gerakan hadir, ukur, dan timbang secara rutin.

Polita Desa (Pola Libatkan Orang Tua Anak Stunting Desa) yang mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Eko menegaskan, inovasi yang dijalankan tidak harus selalu baru setiap tahun, melainkan harus memiliki dampak nyata terhadap penurunan angka stunting.

“Bukan berarti setiap tahun harus menciptakan inovasi baru. Yang harus kita lihat adalah seberapa besar efek inovasi tersebut terhadap penurunan stunting. Jangan sampai banyak inovasi, tetapi tidak memiliki nilai dan dampak yang jelas,” tegasnya.

Terkait kemungkinan adanya penilaian Desa Berkinerja Baik tahun 2026, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Kementerian Desa. Biasanya, informasi resmi diterima pada bulan Maret atau April.

“Untuk saat ini memang belum ada kepastian, tetapi sinyal-sinyal penilaian sudah ada. Kami tetap optimistis desa-desa di Kalsel mampu menunjukkan kinerja terbaik,” pungkasnya.

Dengan capaian membanggakan tersebut, PMD Kalsel optimistis upaya percepatan penurunan stunting di Banua akan terus menunjukkan tren positif, sejalan dengan komitmen pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru