Dislutkan Kalsel Kembangkan Klaster Gabus dan Intensifikasi Tambak Udang

- Kontributor

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) terus mendorong pengembangan budidaya perikanan melalui pembentukan klaster pengembangan ikan gabus (haruan) serta intensifikasi tambak udang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam meningkatkan produksi perikanan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Rusdi Hartono, menjelaskan pengembangan ikan gabus dilakukan dengan menjadikan UPTD Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan sebagai klaster pembenihan.

“Fokus utama pengembangan budidaya ikan gabus adalah ketersediaan benih. Karena itu kita jadikan UPTD Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan sebagai klaster pembenihan, sehingga kebutuhan benih bagi pembudidaya dapat dipenuhi dari daerah sendiri,” ujar Rusdi, Banjarbaru,Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan, selama ini sebagian benih ikan gabus masih didatangkan dari luar daerah. Dengan adanya klaster pembenihan ini diharapkan produksi benih lokal dapat meningkat dan mendukung program pengembangan Kampung Haruan di beberapa wilayah seperti Barabai dan Kandangan.

Selain itu, Dislutkan Kalsel juga mendorong diversifikasi budidaya dengan melibatkan pembudidaya ikan toman di keramba untuk mengembangkan ikan gabus.

“Pembudidaya ikan toman relatif mudah mengembangkan ikan gabus karena karakteristiknya hampir sama, baik dari jenis pakan maupun masa pemeliharaan yang berkisar delapan sampai sepuluh bulan,” jelasnya.

Di sisi lain, Dislutkan Kalsel juga mengembangkan budidaya udang melalui program intensifikasi tambak rakyat. Rusdi menyebut potensi tambak udang di Kalimantan Selatan mencapai sekitar 53 ribu hektare, dengan sekitar 16 ribu hektare yang saat ini telah dimanfaatkan.

“Produktivitas tambak rakyat masih relatif rendah, sehingga kita dorong pola intensifikasi melalui bantuan bibit, pupuk tambak serta pendampingan teknis agar produksi dapat meningkat,” katanya.

Program ini rencananya akan dilaksanakan secara bertahap di beberapa wilayah seperti Kintap di Tanah Laut, sejumlah desa di Tanah Bumbu, serta Stagen di Kotabaru dengan total pengembangan sekitar 1.500 hektare.

Rusdi menegaskan, pengembangan budidaya perikanan tidak hanya melalui bantuan sarana produksi, tetapi juga melalui pembinaan dan bimbingan teknis kepada para pembudidaya.

“Pengembangan budidaya harus berjalan seimbang antara bantuan sarana dan pembinaan teknis. Dengan begitu masyarakat dapat menerapkan cara budidaya yang baik sehingga hasilnya lebih optimal,” pungkasnya. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pra POPNAS 2026 Resmi Dibatalkan Kemenpora, Dispora Kalsel Pastikan Pembinaan Atlet Pelajar Tetap Jalan Lewat POPDA
Lomba Bertutur 2026 Jadi Upaya Dispersip Kalsel Tingkatkan Literasi Generasi Muda
Pemprov Kalsel Susun Rencana Strategis Posyandu 2025–2029 untuk Perkuat Layanan Dasar Masyarakat
BPBD Kalsel Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026
Pemprov Kalsel Perkuat Peran P3A untuk Optimalkan Pengelolaan Irigasi
Sidang Pleno Irigasi Kalsel Fokus Percepatan Ketahanan Pangan di Tengah Perubahan Iklim
Tagana Kalsel Diapresiasi Nasional, Kadinsos Tekankan Penguatan SDM dan Sarpras
RSGM Gusti Hasan Aman Sambut Kunjungan Anak Panti Asuhan dengan Layanan Kesehatan Gigi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:22 WITA

Pra POPNAS 2026 Resmi Dibatalkan Kemenpora, Dispora Kalsel Pastikan Pembinaan Atlet Pelajar Tetap Jalan Lewat POPDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:48 WITA

Lomba Bertutur 2026 Jadi Upaya Dispersip Kalsel Tingkatkan Literasi Generasi Muda

Kamis, 30 April 2026 - 14:18 WITA

Pemprov Kalsel Susun Rencana Strategis Posyandu 2025–2029 untuk Perkuat Layanan Dasar Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 14:15 WITA

BPBD Kalsel Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026

Kamis, 30 April 2026 - 14:13 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Peran P3A untuk Optimalkan Pengelolaan Irigasi

Berita Terbaru