BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering

- Kontributor

Kamis, 2 April 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Kalimantan Selatan, Klaus Johannes Apoh Damanik, menyampaikan bahwa musim kemarau tahun 2026 di Kalimantan Selatan diprediksi datang lebih awal dengan karakteristik lebih kering dibandingkan kondisi normal. 

Hal tersebut disampaikan pada Diseminasi Informasi Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Selatan secara virtual, Kamis (2/4/2026).

Klaus menegaskan bahwa secara nasional prediksi awal musim kemarau telah dirilis oleh BMKG, namun waktu awal musim di setiap daerah berbeda-beda. Untuk wilayah Kalimantan Selatan, awal musim kemarau diperkirakan mulai terjadi secara bertahap sejak April hingga Mei 2026.

“Masing-masing wilayah tidak bersamaan memasuki awal musim kemarau. Di Kalimantan Selatan, sebagian wilayah mulai pada April dan sebagian lainnya pada Mei,” ujarnya.

Ia menjelaskan, informasi prediksi ini sangat penting sebagai dasar perencanaan bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Dengan adanya data klimatologis tersebut, diharapkan dapat mendukung pengambilan kebijakan yang tepat, khususnya dalam menghadapi periode musim kemarau tahun ini.

Lebih lanjut, Klaus mengharapkan seluruh pihak dapat memanfaatkan informasi yang disampaikan secara optimal, terutama dalam menyusun langkah antisipatif dan mitigasi dampak musim kemarau.

“Kami berharap informasi ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan stakeholder terkait, terutama dalam menetapkan rencana menghadapi periode musim kemarau,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti kekeringan, keterbatasan sumber daya air, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karena itu, kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci dalam meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.

Selain itu, BMKG melalui Stasiun Klimatologi Kalsel akan terus menyampaikan informasi detail terkait perkembangan musim kemarau melalui narasumber teknis dalam kegiatan tersebut. 

Hal ini bertujuan agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi iklim yang akan dihadapi.

Klaus mengajak seluruh peserta yang terdiri dari seluruh unsur terkait dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi musim kemarau 2026.

“Melalui informasi ini, kita semua diharapkan dapat melakukan mitigasi sejak dini terhadap dampak musim kemarau,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding
Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WITA

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Berita Terbaru