Inflasi Kalsel Terkendali, Pemprov Perkuat Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah

- Kontributor

Senin, 6 April 2026 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel memastikan kondisi inflasi daerah menunjukkan tren yang semakin terkendali. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi nasional secara virtual di Command Center Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/4/2026).

Eddy menjelaskan, pihaknya bersama Satgas Pangan, Ditkrimsus Polda Kalsel, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Perdagangan, serta instansi terkait turut mengikuti rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri. 

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mencermati perkembangan inflasi secara berkala, khususnya dari sisi month to month (m-to-m) maupun year on year (y-on-y).

“Untuk inflasi Kalimantan Selatan, jika dilihat secara month to month, kondisi kita menunjukkan perbaikan. Bulan sebelumnya berada di angka 0,86 persen, sedangkan bulan ini turun menjadi 0,5 persen. Posisi kita juga membaik, dari sebelumnya masuk lima besar, kini berada di peringkat ke-13,” ujarnya.

Menurut Eddy, capaian tersebut menunjukkan bahwa upaya pengendalian inflasi di daerah mulai memberikan hasil positif. Namun demikian, ia mengakui bahwa secara year on year, inflasi masih dipengaruhi oleh beberapa komponen utama, khususnya tarif dasar listrik dan harga emas perhiasan.

Ia menjelaskan, faktor kenaikan tarif listrik secara tahunan dipengaruhi kebijakan diskon 50 persen pada Januari hingga Februari 2025, sehingga saat dibandingkan dengan tahun berjalan terlihat adanya lonjakan signifikan. 

“Namun untuk April ini, tarif listrik sudah kembali normal tanpa kenaikan, sehingga diharapkan tidak lagi menjadi tekanan inflasi,” jelasnya.

Selain itu, harga emas perhiasan yang sebelumnya mengalami kenaikan juga mulai menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini diharapkan turut membantu menjaga stabilitas inflasi di Kalimantan Selatan dalam beberapa waktu ke depan.

Lebih lanjut, Eddy menegaskan bahwa fokus pengendalian inflasi saat ini diarahkan pada sektor pangan. Pemerintah daerah bersama Satgas Pangan dan instansi terkait telah menyiapkan sejumlah langkah konkret, di antaranya pelaksanaan operasi pasar dan program pasar murah.

“Kami akan terus memperkuat sinergi, termasuk melalui gerakan pangan murah bersama dinas terkait. Harapannya, komoditas pangan bisa tetap stabil sehingga inflasi daerah semakin terkendali,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

DWP PUPR Kalsel Gelar Pertemuan Rutin, Perempuan Diajak Berdaya Lewat Kerajinan Chunky Bag
Damkar Kalsel Matangkan Persiapan Hadapi NFSC 2026 di Palembang
Dishut Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Melalui Rakor Bersama Pemegang PPKH
Dinsos Kalsel Dampingi Kunker Komisaris PT Brantas Abipraya, Target Pembangunan Sekolah Rakyat Rampung 20 Juni
Dinsos Kalsel Raih Predikat Terbaik Penilaian Pelayanan Publik Ombudsman 2025
Anak PAUD Citra Indonesia Belajar Dunia Penyiaran di Radio Abdi Persada
Perkuat Ketahanan Informasi, Diskominfo Kalsel dan BINDA Bangun Sinergi Strategis
IKA PMII Kalsel Siap Bersinergi dengan Pemprov, Bangun Infrastruktur SDM Kemanusiaan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:14 WITA

DWP PUPR Kalsel Gelar Pertemuan Rutin, Perempuan Diajak Berdaya Lewat Kerajinan Chunky Bag

Selasa, 21 April 2026 - 11:50 WITA

Damkar Kalsel Matangkan Persiapan Hadapi NFSC 2026 di Palembang

Selasa, 21 April 2026 - 11:47 WITA

Dishut Kalsel Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Melalui Rakor Bersama Pemegang PPKH

Selasa, 21 April 2026 - 11:42 WITA

Dinsos Kalsel Dampingi Kunker Komisaris PT Brantas Abipraya, Target Pembangunan Sekolah Rakyat Rampung 20 Juni

Selasa, 21 April 2026 - 11:39 WITA

Dinsos Kalsel Raih Predikat Terbaik Penilaian Pelayanan Publik Ombudsman 2025

Berita Terbaru