Hadapi Kemarau Panjang, DPKP Kalsel Imbau Petani Antisipasi Dini dan Cegah Karhutla

- Kontributor

Senin, 6 April 2026 - 13:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mengimbau para petani untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi tahun ini.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, fenomena El Nino diperkirakan akan memicu kemarau lebih panjang dan berdampak signifikan terhadap sektor pertanian di Kalimantan Selatan.

“Dengan adanya El Nino, kemarau akan lebih panjang dari biasanya dan tentu berdampak pada kondisi lahan pertanian. Karena itu, perlu langkah antisipatif dari para petani,” ujar Syamsir di Banjarbaru, Senin (6/4/2026).

Syamsir menegaskan, salah satu hal utama yang harus diperhatikan adalah larangan membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut dinilai sangat berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca kering.

“Petani tidak boleh lagi membuka lahan dengan membakar. Ini penting untuk mencegah kebakaran yang bisa meluas,” tegasnya.

Selain itu, petani juga diimbau untuk mulai membersihkan lahan dari rumput kering. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi potensi bahan bakar alami yang dapat memicu kebakaran.

Dalam masa panen, Syamsir juga mengingatkan agar petani tidak hanya memanen bagian atas tanaman, tetapi hingga ke bagian bawah dengan menggunakan alat panen seperti combine harvester. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sisa batang atau ilalang kering yang mudah terbakar.

“Kalau panen sampai bawah, maka sisa-sisa tanaman yang berpotensi terbakar bisa diminimalisir,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong petani untuk mulai menyiapkan langkah mitigasi, seperti melakukan pengomposan (komponisasi), serta mengaktifkan kembali sumur bor guna memastikan ketersediaan air selama musim kemarau.

Tak hanya itu, peran pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota juga diharapkan aktif dalam mendukung upaya tersebut, termasuk melalui brigade pangan yang telah memiliki peralatan pendukung di lapangan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan bersama melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta sinergi dengan aparat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mengantisipasi potensi kebakaran.

“Yang terpenting adalah saling menjaga dan saling mengingatkan. Ini menjadi kunci utama kita dalam menghadapi musim kemarau,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding
Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WITA

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Berita Terbaru