Polda Kalsel Musnahkan 75,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi, Kapolda: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

- Kontributor

Senin, 13 April 2026 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan Konferensi pers ungkap kasus T.P. Narkotika dan pemusnahan barang bukti narkotika hasil penindakan Direktorat Reserse Narkoba. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, mengungkapkan bahwa pengungkapan terbaru terjadi pada 8 April 2026. Saat itu, jajaran Ditresnarkoba berhasil menangkap dua orang pelaku yang berasal dari Jakarta dan Lampung di kawasan di Banjarmasin.

“Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 43,8 kilogram,” kaya Irjen Pol. Yudha, Banjarbaru, Senin (13/4/2026).

Pada kegiatan pemusnahan kali ini turut dimusnahkan barang bukti dari sejumlah kasus sebelumnya, sehingga total keseluruhan narkotika yang dimusnahkan mencapai 75,2 kilogram sabu serta 15.742 butir ekstasi.

Kapolda menjelaskan, dua pelaku yang diamankan dalam pengungkapan terakhir diketahui merupakan kurir dari jaringan narkoba internasional yang dikendalikan oleh Freddy Pratama, yang saat ini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

“Total barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil pengungkapan dari 59 tersangka, terdiri dari 57 laki-laki dan 2 perempuan,” jelasnya.

Dari sisi nilai ekonomi, barang bukti sabu seberat 75,2 kilogram tersebut diperkirakan mencapai Rp151,14 miliar. Kapolda juga menegaskan bahwa pengungkapan ini memberikan dampak besar dalam upaya penyelamatan masyarakat.

“Dengan asumsi satu gram sabu digunakan oleh lima orang, maka pengungkapan ini dapat menyelamatkan sekitar 391.850 jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” tambah Irjen Pol. Yudha.

Tak hanya itu, langkah ini juga dinilai mampu menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara hingga mencapai sekitar Rp1,95 triliun.

Kapolda menegaskan komitmen Polda Kalsel dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar jaringan.

“Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap jaringan narkoba, termasuk memburu pelaku utama yang masih buron,” tegasnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

PSMTI Pusat Dukung Pembentukan Kepengurusan PSMTI Kalsel, Dorong Peran Aktif Masyarakat dalam Pembangunan Daerah
Buka Rakerda VIII RAPI, Pemprov Kalsel Sebut Komunikasi Radio Tak Tergantikan di Wilayah Blank Spot
Pemprov Kalsel Apresiasi Dialog Ekonomi dan Rakerprov II APINDO 2026
Kepengurusan PSMTI Jadi Momentum Perkuat Sinergi di Kalsel
Hadiri HUT Smaven, Wagub Kalsel Tekankan Pentingnya Kolaborasi Majukan Pendidikan
Dukungan Gubernur Kalsel Berbuah Manis, Panen Perdana Papuyu Capai 1,2 Ton di Karang Intan
Ratusan Pembalap Adu Kecepatan di  Banua Criterium Challenge 2026
Bertemakan Kreasi Daur Ulang, PAUD Citra Indonesia Peringati Hari Kartini

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:02 WITA

PSMTI Pusat Dukung Pembentukan Kepengurusan PSMTI Kalsel, Dorong Peran Aktif Masyarakat dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 17:43 WITA

Buka Rakerda VIII RAPI, Pemprov Kalsel Sebut Komunikasi Radio Tak Tergantikan di Wilayah Blank Spot

Sabtu, 18 April 2026 - 16:12 WITA

Pemprov Kalsel Apresiasi Dialog Ekonomi dan Rakerprov II APINDO 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 16:07 WITA

Kepengurusan PSMTI Jadi Momentum Perkuat Sinergi di Kalsel

Sabtu, 18 April 2026 - 16:04 WITA

Hadiri HUT Smaven, Wagub Kalsel Tekankan Pentingnya Kolaborasi Majukan Pendidikan

Berita Terbaru

Daerah

Kepengurusan PSMTI Jadi Momentum Perkuat Sinergi di Kalsel

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:07 WITA